Balita Selayar Derita Hidrosipalus, Butuh Bantuan Darurat

admin | Saturday, 2026-04-18
Thumbnail
Balita Selayar Derita Hidrosipalus, Butuh Bantuan Darurat

Balita di Kepulauan Selayar Mengalami Hidrosefalus, Keluarga Butuh Bantuan

Naya Cipta Renata (3) adalah seorang balita yang tinggal di Desa Komba-Komba, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Ia menderita penyakit hidrosefalus sejak masih berusia tiga bulan dan kini menginjak usia tiga tahun. Penyakit ini menyebabkan penumpukan cairan serebrospinal (CSF) berlebihan di dalam rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan intrakranial. Gejala awal mulai terlihat ketika Naya masih bayi, namun keluarga hanya bisa membawanya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan awal.

  • Saat itu, keluarga sempat membawa Naya ke Puskesmas, lalu diberikan rujukan ke Rumah Sakit H. Hayyung Selayar. Di sana disarankan untuk operasi, tapi mereka terkendala biaya.

Kondisi ekonomi keluarga menjadi hambatan utama dalam proses pengobatan. Naya tidak masuk jaminan BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah, sehingga biaya pengobatan harus sepenuhnya ditanggung sendiri. Hal ini membuat keluarga kesulitan membiayai pengobatan intensif yang dibutuhkan. Naya merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Sehari-hari, keluarga hanya bisa merawatnya dengan kemampuan terbatas, tanpa pendampingan medis intensif yang dibutuhkan untuk kondisi tersebut.

  • Keluarga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar atau dari pihak dermawan. Mereka sangat berharap ada uluran tangan dari pemerintah atau donatur.

Firman, ayah Naya, menyampaikan bahwa jika ada yang ingin memberikan donasi, dapat menghubungi melalui nomor 08124208733. Tanpa intervensi cepat, kondisi Naya berisiko semakin memburuk dan mengancam kualitas hidup sang anak. Namun, hingga berita ini dibuat, belum ada tanggapan dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Lokasi yang Jauh dan Akses Terbatas

Kecamatan Passimarannu adalah salah satu kecamatan terluar di Kabupaten Kepulauan Selayar. Waktu tempuh dari ibukota Kabupaten Selayar, Benteng, sekitar satu hari satu malam. Jika cuaca buruk, pelayaran dari pulau tersebut tak dapat dilakukan. Hal ini memperparah kesulitan akses bagi warga setempat, termasuk dalam hal layanan kesehatan.

Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki 132 pulau yang tersebar di sejumlah lokasi. Meski memiliki potensi alam yang besar, akses transportasi dan fasilitas kesehatan sering kali terbatas, terutama di daerah terpencil seperti Kecamatan Passimarannu.

Penyakit Hidrosefalus: Apa Itu?

Hidrosefalus adalah kondisi yang terjadi akibat penumpukan cairan serebrospinal (CSF) berlebihan di dalam rongga otak (ventrikel). Penyakit ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial yang berbahaya. Gejalanya biasanya terlihat pada bayi dengan pembesaran kepala, sedangkan pada anak-anak dan dewasa bisa menunjukkan gangguan saraf akibat gangguan aliran, produksi, atau penyerapan cairan otak.

Penanganan hidrosefalus umumnya memerlukan intervensi medis seperti operasi atau pemasangan shunt untuk mengalirkan cairan berlebihan. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan otak permanen dan bahaya bagi kehidupan.

Harapan Keluarga

Firman berharap pihak pemerintah dan masyarakat luas dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi Naya. Ia juga berharap adanya bantuan dari para dermawan agar Naya dapat segera mendapatkan pengobatan yang optimal. Dengan dukungan yang cukup, harapan hidup Naya bisa meningkat dan kualitas hidupnya bisa ditingkatkan.


Label: #berita#kesehatan#penyakit#berita lokal#trauma