MENJAGA KEIMANAN DI TENGAH UJIAN ZAMAN
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
نَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ Persyaratan Layanan وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ
Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puja dan puji serta syukur atas kehadirat Allah yang maha gofur, yang mana atas rahmat dan karunianya, kita dapat berkumpul dimasjid attarbiyah ini dengan keadaan sehat wal'afiat , Alhamdulillah.
Tak lupa shalawat beserta salam yang kita curahkan limpahkan dan kita sampaikan kepada junjungan kita yakni HABIBANA WANABIYANA WARASULANA KANJENG NABI MUHAMMAD SAW, tak.lupa kepada keluarganya , sahabat nya, tabi'in atbauttabiatnya, dan semoga sampai kepada kita sebagai umat nya , amin YRA.
Para hadirin yang dirahmati Allah.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengajak kita semua memikirkan tentang bagaimana kita dapat menjaga keimanan kita di tengah berbagai ujian dan tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga keimanan kita:
Yang Pertama, memahami hakikat iman dan ujian
Iman adalah landasan utama kehidupan seorang muslim. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 2-3 yang berbunyi :
ذٰلِكَ الۡڪِتٰبُ لَا رَيۡبَۛۚۖ فِيۡهِۛۚ هُدًى لِّلۡمُتَّقِيۡنَۙ (٢)
الَّذِيۡنَ يُؤۡمِنُوۡنَ بِالۡغَيۡبِ وَ يُقِيۡمُوۡنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقۡنٰهُمۡ يُنۡفِقُوۡنَۙ( ٣)
Yang artinya : "Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan salat, dan menafkahkan
sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka."
Namun, Allah tidak menjanjikan bahwa hidup ini akan selalu mudah bagi orang
beriman. Justru sebaliknya, Allah akan menguji hamba-Nya sesuai kadar keimanan
mereka agar mereka semakin kuat dan sabar.
Yang Kedua, bersabar dan istiqamah dalam menjalani hidup
Ujian bisa berupa cobaan kesehatan, kesulitan ekonomi, fitnah, atau godaan dari
lingkungan. Allh berfirman Dalam surat Al-Baqarah ayat 155 yang berbunyi:
Pembayaran Pinjaman yang Dapat Dibayar Perlindungan Lingk
"Dan sungguh-sungguh Kami akan memberikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
Kemiskinan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar..."
Sabar dan istiqamah adalah kunci agar kita tidak mudah goyah dan putus asa. Dengan
sabar, kita menguatkan iman dan tetap berada di jalan yang diridhai Allah, jadi jika kita terus menguat kan iman kitaa maka kita tidak akan berada di jalan yang sesat dan tidak diridhai Allah.
Yang Ketiga, memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah dan dzikrullah
Kita harus memperbanyak ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan
berdzikir agar hati kita selalu terhubung dengan Allah. Hati yang selalu dekat dengan
Allah akan tenang dan kuat menghadapi ujian dunia.
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruhnya
tubuh, dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah bahwa segumpal
daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Keempat, saling mengingatkan dan menguatkan sesama muslim
Kita tidak hidup sendirian. Dalam Islam, kita diajarkan untuk menjadi umat yang saling
membantu, saling menasihati, dan menjaga persatuan. Bersama-sama kita bisa
memperkuat iman dan semangat untuk tetap istiqamah.
Rasulullah SAW bersabda:
Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, saling menyayangi,
dan saling memberi adalah seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit,
maka seluruh tubuh ikut merasakan sakitnya.” (HR.Muslim)
ceramah ini menegaskan bahwa setiap muslim pasti menghadapi ujian hidup, baik berupa kesulitan maupun godaan dunia. Untuk menjaga keimanan, ada empat hal utama yang harus dilakukan:
1. Memahami hakikat iman dan ujian bahwa cobaan merupakan cara Allah menguatkan hamba-Nya.
2. Bersabar dan istiqamah agar tidak mudah goyah dan tetap berada di jalan Allah.
3. Memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah, doa, membaca Al-Qur'an, dan dzikrullah sehingga hati menjadi tenang dan kokoh.
4. Saling menasihati dan menguatkan sesama muslim agar tercipta persatuan dan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan.
Dengan demikian, ujian hidup bukan untuk memperbesar, melainkan untuk mendidik kita menjadi hamba yang lebih sabar, lebih dekat dengan Allah, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi sesama. Seorang muslim sejati adalah yang menjadikan setiap cobaan sebagai jalan menuju keridhaan Allah swt. Hadirin yang dirahmati allah sekian ceramah yang dapat saya sampaikan mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang saya ucapkan mohon dimaafkan, wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Komentar
Tuliskan Komentar Anda!