AC Milan Putus Kontrak Divock Origi, Transfer Terburuk dalam 3 Tahun Terakhir

AC Milan Putus Kontrak Divock Origi, Transfer Terburuk dalam 3 Tahun Terakhir

Dunia olahraga tengah menjadi sorotan hari ini. Terkait AC Milan Putus Kontrak Divock Origi, Transfer Terburuk dalam 3 Tahun Terakhir, para fans tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.


aiotrade.CO.ID, JAKARTA – AC Milan akhirnya menutup salah satu episode transfer yang paling mengecewakan dalam sejarah klub. Rossoneri secara resmi memutus kontrak Divock Origi setelah melalui negosiasi panjang yang berlangsung selama beberapa bulan. Kesepakatan pengakhiran kerja sama ini dicapai dengan persetujuan bersama dari kedua belah pihak.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Beberapa media Italia, seperti La Gazzetta dello Sport dan Sky Sport Italia, melaporkan bahwa seluruh dokumen pemutusan kontrak telah ditandatangani. Padahal, kontrak Origi sejatinya masih berlaku hingga Juni 2026. Namun, penyerang asal Belgia tersebut sudah lama tidak masuk dalam rencana teknis klub. Informasi ini dikutip dari Football Italia, Senin (22/12/2025).

Origi praktis tersisih dari skuad utama selama lebih dari satu setengah tahun. Penampilan terakhirnya bersama Milan terjadi pada Mei 2023. Sejak saat itu, ia tidak lagi tampil dalam pertandingan resmi bersama tim utama.

Didatangkan secara gratis dari Liverpool pada Juli 2022, Origi sempat diharapkan menjadi solusi di lini depan Milan. Namun, ekspektasi tersebut tidak pernah terwujud. Dari 27 penampilan bersama Rossoneri, ia hanya mencetak dua gol, masing-masing ke gawang Monza dan Sassuolo.

Pada musim 2023–2024, Origi dipinjamkan ke Nottingham Forest. Akan tetapi, masa peminjamannya juga tidak berjalan sesuai harapan. Saat kembali ke Milan pada Juli 2024, ia tetap tidak mendapat tempat di tim utama dan bahkan sempat diturunkan ke skuad junior Milan Futuro sebagai upaya klub untuk melepasnya.

Langkah tersebut tidak membuahkan hasil. Origi disebut enggan mengakhiri kontraknya lebih awal karena masih menerima bayaran tinggi. La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa kontrak Origi bernilai sekitar 300 ribu euro atau sekitar Rp 5,9 miliar per bulan atau hampir 4 juta euro atau sekira Rp 79 miliar bersih per musim.

Dalam periode tersebut, Origi bahkan dikabarkan tidak aktif berlatih bersama Milan Futuro. Ia disebut memilih berlatih secara mandiri dengan pelatih pribadi, berpindah antara Roma dan Florence demi menjaga kebugaran.

Dengan berakhirnya kontrak Origi, Milan kini dapat mengalihkan fokus pada perombakan skuad dan efisiensi finansial. Keputusan ini sekaligus menjadi penutup dari transfer yang kerap disebut sebagai salah satu kegagalan termahal Rossoneri dalam satu dekade terakhir.

Perjalanan Karier Origi di AC Milan

  • Pendatanganan Gratis: Origi didatangkan dari Liverpool pada Juli 2022 tanpa biaya transfer.
  • Harapan Tinggi: Klub mengharapkan dia menjadi solusi di lini depan.
  • Kinerja Tidak Memuaskan: Hanya mencetak dua gol dalam 27 penampilan.
  • Pinjaman ke Nottingham Forest: Musim 2023–2024, namun tidak memberikan dampak positif.
  • Tidak Masuk Rencana Teknis: Selama lebih dari setengah tahun, ia tidak tampil dalam pertandingan resmi.
  • Pemutusan Kontrak: Akhirnya dilakukan setelah negosiasi panjang.

Alasan Pemutusan Kontrak

  • Tidak Aktif Berlatih: Origi tidak berlatih bersama Milan Futuro, melainkan berlatih mandiri.
  • Bayaran Tinggi: Meskipun kontrak belum habis, ia masih menerima gaji besar.
  • Kegagalan Transfer: Dianggap sebagai salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah klub.
  • Efisiensi Finansial: Milan ingin mengalihkan dana ke pemain lain yang lebih produktif.

Dampak bagi AC Milan

  • Perombakan Skuad: Kini bisa fokus pada pemain-pemain baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
  • Efisiensi Keuangan: Mengurangi beban gaji yang tidak sebanding dengan kontribusi pemain.
  • Reputasi Klub: Menunjukkan komitmen untuk memperbaiki kinerja dan keputusan transfer.

Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar