
KUR BRI 2025: Solusi Finansial untuk UMKM yang Inovatif dan Ramah
Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menegaskan komitmennya sebagai bank spesialis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025. Program ini dirancang untuk menjadi salah satu amunisi utama dalam mendorong UMKM naik kelas, dengan menawarkan akses modal kerja dan investasi yang lebih luas, cepat, serta bunga yang sangat kompetitif.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Program KUR BRI 2025 menjangkau seluruh spektrum pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga menengah. Pinjaman yang ditawarkan mencakup rentang dari Rp1 juta hingga maksimal Rp500 juta. Fleksibilitas ini didukung oleh tenor pinjaman yang panjang, hingga 5 tahun (60 bulan), sehingga pelaku usaha dapat menyesuaikan cicilan dengan siklus arus kas bisnis mereka.
Keunggulan Bunga Berjenjang: KUR BRI 2025 Bunga Tetap Ringan
Salah satu keunggulan utama dari KUR BRI 2025 adalah skema bunga tahunan yang ringan dan progresif. Untuk pinjaman pertama, nasabah hanya dikenakan suku bunga 6% efektif per tahun. Suku bunga ini akan disesuaikan secara bertahap pada pinjaman berikutnya—menjadi 7% untuk pinjaman kedua, 8% untuk pinjaman ketiga, dan maksimal 9% untuk pinjaman keempat.
Skema ini memastikan bahwa KUR BRI tetap menjadi salah satu pembiayaan UMKM paling ramah di pasar, karena bunga yang terus meningkat namun tetap terjangkau.
Persyaratan Mudah dan Proses Pengajuan yang Semakin Digital
BRI berkomitmen untuk menyederhanakan birokrasi, sehingga KUR 2025 dapat diajukan dengan persyaratan yang relatif mudah. Berikut beberapa dokumen yang dibutuhkan:
- Dokumen individu: KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta Nikah (jika sudah menikah), dan usia minimal 17 tahun (khusus KUR Mikro 21 tahun).
- Dokumen usaha: Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan, dengan usaha sudah berjalan minimal 6 bulan.
- Kewajiban tambahan: NPWP wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
- Riwayat kredit: Tidak sedang memiliki kredit produktif di bank lain, namun kredit konsumtif (KPR, KKB, Kartu Kredit) masih diperbolehkan.
Proses pengajuan kini semakin praktis. Pelaku UMKM dapat datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat atau memanfaatkan kemudahan pengajuan secara digital melalui link KUR BRI resmi https://kur.bri.co.id. Meskipun pengajuan daring diperbolehkan, proses survei fisik dan pencairan dana tetap akan dilakukan di kantor BRI terdekat.
Simulasi KUR BRI: Modal Rp500 Juta, Angsuran Hanya Rp9,1 Jutaan/Bulan
Dengan bunga rendah, angsuran KUR BRI menjadi sangat terjangkau. Sebagai gambaran:
- Plafon Rp100 juta: Angsuran hanya sekitar Rp1,83 juta per bulan (tenor 60 bulan).
- Plafon Rp500 juta: Angsuran berkisar Rp9,16 juta per bulan (tenor 60 bulan).
Program KUR BRI 2025 bukan sekadar pinjaman; ini adalah solusi terpercaya untuk mendongkrak daya saing dan memperluas usaha. Bagi UMKM yang membutuhkan tambahan modal dengan skema paling ringan, inilah momentum emas untuk memanfaatkan dukungan penuh dari BRI dan pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Komentar
Kirim Komentar