Alhamdulillah! JB Lanud Jembatan Ciloseh Kini Terhubung Jalur Tol Getaci Tasikmalaya

Alhamdulillah! JB Lanud Jembatan Ciloseh Kini Terhubung Jalur Tol Getaci Tasikmalaya

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Alhamdulillah! JB Lanud Jembatan Ciloseh Kini Terhubung Jalur Tol Getaci Tasikmalaya tengah menjadi sorotan dunia. Berikut laporan selengkapnya.

Jembatan Ciloseh: Simbol Konektivitas dan Kemajuan Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya kini sedang mempersiapkan diri untuk naik kelas melalui hadirnya infrastruktur megah yang menjadi kebanggaan baru masyarakat, yaitu Jembatan Ciloseh atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jalan Baru (JB) Lanud. Jembatan ini bukan sekadar proyek fisik biasa, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan konektivitas baru bagi kawasan Priangan Timur.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Dengan panjang mencapai 252 meter dan lebar sekitar 22 meter, Jembatan Ciloseh resmi menjadi jembatan terpanjang di wilayah Kota Tasikmalaya. Struktur megah ini membentang di atas aliran Sungai Ciloseh, menghubungkan wilayah Purbaratu dengan Cibeureum dan Kawalu. Kehadirannya menjadi bagian penting dari pengembangan Jalan Lingkar Utara Tasikmalaya, jalur yang disiapkan untuk memperlancar arus transportasi dari pusat kota menuju kawasan industri dan rencana akses tol.

Tidak hanya dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat, proyek ini juga memiliki nilai strategis tinggi karena menjadi bagian dari jaringan besar pembangunan infrastruktur nasional. Dengan anggaran mencapai Rp112,6 miliar, Jembatan Ciloseh diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus 2024 sebagai bagian dari 16 proyek jembatan besar di Jawa Barat.

Terhubung dengan Jalur Tol Getaci di Tasikmalaya

Salah satu nilai strategis terbesar dari Jembatan Ciloseh adalah perannya sebagai akses utama menuju Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap). Rute Lingkar Utara yang dilalui jembatan ini mengarah langsung ke kawasan Kawalu, lokasi yang direncanakan menjadi gerbang utama tol di wilayah Tasikmalaya.

Tol Getaci sendiri telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan dijadwalkan memasuki tahap lelang pada tahun 2026. Dengan adanya Jembatan Ciloseh, jalur penghubung dari Bandung menuju Tasikmalaya dan Cilacap menjadi semakin siap, terutama untuk mendukung arus logistik, perdagangan, dan pariwisata.

Keberadaan jembatan ini diperkirakan akan memangkas waktu tempuh kendaraan dari pusat kota menuju kawasan selatan Tasikmalaya secara signifikan. Jalur transportasi yang sebelumnya harus memutar kini dapat dilalui lebih cepat dan efisien. Dengan demikian, Jembatan Ciloseh bukan hanya infrastruktur lokal, tapi juga penopang utama konektivitas regional Jawa Barat bagian selatan.

Akses Lebih Cepat ke Bandara dan Destinasi Wisata

Selain berperan penting untuk Tol Getaci, Jembatan Ciloseh juga membuka akses transportasi menuju Bandara Wiriadinata. Lokasinya yang hanya sekitar 15 menit dari pusat kota membuat pergerakan orang dan barang menuju bandara menjadi lebih cepat dan lancar.

Tak hanya itu, jalur Lingkar Utara yang melintasi jembatan ini juga menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Tasikmalaya, seperti Situ Gede, Gunung Galunggung, Kampung Naga, serta sentra Batik Ciroyom dan pusat kuliner Cihideung. Konektivitas yang semakin baik ini diyakini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama dari Bandung, Garut, hingga wilayah Jawa Tengah bagian barat.

Dengan akses yang lebih mudah dan infrastruktur yang memadai, Tasikmalaya berpotensi menjadi pintu gerbang wisata Priangan Timur, sekaligus pusat aktivitas ekonomi baru di selatan Jawa Barat.

Peran Jembatan Ciloseh dalam Pembangunan Kota

Kehadiran Jembatan Ciloseh menandai babak baru pembangunan Tasikmalaya. Infrastruktur ini menjadi penghubung vital antara kawasan utara dan selatan, sekaligus menyatu dengan rencana besar Tol Getaci dan Bandara Wiriadinata. Kombinasi ketiganya akan menjadikan Tasik sebagai simpul konektivitas yang strategis di Pulau Jawa bagian selatan.

Lebih dari sekadar jembatan, Jembatan Ciloseh adalah simbol transformasi Tasikmalaya menuju kota modern dan terintegrasi. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, kota ini kini melangkah pasti menuju masa depan yang lebih maju, terkoneksi, dan kompetitif.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar