
Keputusan AC Milan dalam Bursa Transfer Januari 2026
AC Milan mengambil langkah yang mengejutkan dengan memilih Niclas Fullkrug sebagai striker anyar mereka pada bursa transfer Januari 2026. Meskipun pelatih Massimiliano Allegri lebih menginginkan Moise Kean, keputusan klub justru berbeda. Hal ini terjadi karena beberapa faktor yang membuat perekrutan Fullkrug menjadi opsi paling realistis.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pilihan yang Tidak Diinginkan oleh Allegri
Menurut laporan dari jurnalis Matteo Moretto, Allegri sebenarnya memiliki rencana untuk mendatangkan Moise Kean dari Fiorentina. Kean dianggap sebagai pemain yang bisa menjadi senjata mematikan bagi AC Milan, terutama karena hubungan baiknya dengan Rafael Leao dan pengalaman bermain di level tinggi. Namun, situasi transfer tidak memungkinkan karena Fiorentina enggan melepas pemainnya.
Selain itu, ada juga isu bahwa manajemen AC Milan lebih memprioritaskan pencarian penyerang lain, seperti Joshua Zirkzee dari West Ham United. Namun, akhirnya klub memilih untuk merekrut Niclas Fullkrug karena alasan biaya, kecepatan negosiasi, serta karakteristik teknis yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Peran Niclas Fullkrug dalam Tim
Fullkrug adalah penyerang murni yang dikenal dengan postur tubuhnya dan kemampuan mencetak gol dari kotak penalti. Meskipun bukan pilihan pertama bagi Allegri, ia dinilai sebagai opsi terbaik yang tersedia pada saat itu. Selain itu, proses negosiasi berjalan cepat, sehingga memungkinkan klub untuk segera menuntaskan kesepakatan.
Namun, banyak pihak masih meragukan apakah keputusan ini benar-benar tepat. Terlebih lagi, karena Fullkrug bukanlah target utama siapa pun, termasuk oleh Allegri sendiri.
Penolakan Gabriel Jesus
Selain Fullkrug, AC Milan juga dikabarkan pernah menawarkan Gabriel Jesus dari Manchester City. Namun, klub akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Alasannya berkaitan dengan kondisi fisik Jesus yang belum sepenuhnya pulih dari cedera. Dalam beberapa tahun terakhir, kariernya sering terganggu oleh masalah kebugaran, sehingga manajemen klub enggan mengambil risiko besar.
Meski demikian, penolakan ini bersifat sementara. Jika Jesus dapat membuktikan kebugaran dan performanya dalam waktu dekat, kemungkinan besar pembicaraan akan dibuka kembali sebelum bursa transfer ditutup.
Kondisi Striker Lain di AC Milan
Selama musim ini, dua penyerang yang direkrut dengan biaya besar, yaitu Christopher Nkunku dan Santiago Gimenez, belum memberikan kontribusi yang signifikan. Hal ini membuat posisi mereka di klub menjadi tidak aman, dan kemungkinan besar salah satu dari mereka akan dilepas dalam waktu dekat.
Dengan situasi ini, AC Milan membutuhkan tambahan striker yang mampu mencetak gol secara konsisten. Meski Fullkrug bukan pilihan ideal, namun ia dianggap sebagai solusi sementara hingga klub menemukan penyerang yang lebih sesuai dengan kebutuhan.
Kesimpulan
Keputusan AC Milan untuk merekrut Niclas Fullkrug pada bursa transfer Januari 2026 memicu berbagai perdebatan. Meskipun bukan pilihan utama Allegri, ia dipilih karena alasan biaya dan kecepatan negosiasi. Sementara itu, penolakan terhadap Gabriel Jesus dilakukan karena risiko cedera yang tinggi. Dengan situasi saat ini, klub harus menunggu apakah Fullkrug mampu membuktikan dirinya sebagai pemain yang layak di skuad utama.
Komentar
Kirim Komentar