Anies Soroti Pernyataan Presiden soal Angka Pengangguran Terendah Sejak 1998

Anies Soroti Pernyataan Presiden soal Angka Pengangguran Terendah Sejak 1998

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Anies Soroti Pernyataan Presiden soal Angka Pengangguran Terendah Sejak 1998 menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Anies Baswedan Menyoroti Angka Pengangguran dan Kondisi Ekonomi Saat Ini

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengunggah video yang menyoroti pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, tentang angka pengangguran yang terendah sejak tahun 1998. Dalam video tersebut, ia mempertanyakan mengapa dalam obrolan sehari-hari justru terdengar berbeda.

“Setahun sudah pemerintahan baru ini berjalan. Pak Presiden baru saja bilang bahwa angka pengangguran terendah sejak tahun 1998. Bagus dong kalau begitu,” kata Anies dalam video.

Namun, ia menambahkan bahwa dalam percakapan sehari-hari, kondisi justru terasa sebaliknya. “Susah cari kerja, lowongan seret, PHK (pemutusan hubungan kerja) di mana-mana,” ujarnya.

Anies menyebut bahwa tidak cukup hanya melihat satu angka. Ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan jauh lebih kompleks. Menurutnya, pengangguran absolut sebenarnya meningkat secara jumlah meskipun persentasenya turun. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah angkatan kerja.

“Misalnya ini, kalau kita mau lihat data lebih dalam lagi. Satu, penganguran absolut itu justru naik. Jadi, persentasenya memang turun, tapi jumlah orang tambah karena angkatan kerjanya membesar. Nah, kita kejar-kejaran itu di situ,” jelasnya.

Selain itu, Anies juga menyebutkan bahwa kualitas pekerjaan semakin melemah. Ia menjelaskan bahwa jumlah pekerja part time meningkat sementara pekerja full time berkurang. Pekerja part time dengan jam kerja dan penghasilan yang sangat tidak layak sering kali tidak dianggap sebagai pengangguran.

“Yang ketiga, mayoritas pekerja kita, 60an persen masih pekerja informal,” tuturnya.

Menurut Anies, pekerja informal biasanya memiliki upah rendah dan tidak memiliki perlindungan sosial atau hukum yang cukup. Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi tantangan besar dalam membangun ekonomi yang lebih baik.

Anies juga menyampaikan bahwa angka pengangguran tertinggi masih didominasi oleh generasi muda. Ia menjelaskan bahwa generasi muda adalah kelompok yang paling semangat tetapi paling sulit masuk ke dunia kerja.

“Terus keempat, pengangguran anak muda masih tetap paling tinggi. Anak muda itu paling semangat tapi paling sulit masuk ke tempat kerja.”

Dalam video tersebut, Anies juga menyoroti kenaikan upah pekerja yang menurutnya sangat kecil, yaitu sekitar 1,8 persen, padahal inflasi Indonesia mencapai 2,3 persen.

“Nah, terakhir, rata-rata upah kita naiknya tipis. Presiden bilang inflasi kita ini 2,3 persen. Itu terendah di antara negara-negara G20. Masalahnya, upah kita naiknya cuma 1,8 persen,” jelasnya.

Anies menegaskan bahwa kenaikan upah tersebut masih kalah dari inflasi. Ia menambahkan bahwa inflasi makanan justru semakin tinggi, sehingga banyak orang merasa bahwa apa yang ada di berita berbeda dengan apa yang ada di dompet mereka.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Anies Soroti Pernyataan Presiden soal Angka Pengangguran Terendah Sejak 1998 ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar