
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bacaan Hari Minggu Adven IV dalam Gereja Katolik
Pada hari Minggu ini, 21 Desember, umat Katolik akan menghadiri misa yang menjadi bagian dari perayaan Adven IV. Misa ini menandai minggu terakhir sebelum tiba Hari Raya Natal, yang menjadi momen penting dalam kalender liturgis gereja.
Dalam prosesi ibadah Gereja Katolik, setidaknya tiga bacaan Alkitab dibacakan. Bacaan-bacaan ini menjadi dasar renungan yang disampaikan selama misa. Bacaan-bacaan tersebut dikenal dengan nama Bacaan Pertama, Bacaan Kedua, dan Injil. Berikut adalah isi bacaan untuk hari ini:
Bacaan Pertama: Yesaya 7:10-14
Tuhan Allah berbicara kepada raja Yehuda, Ahas bin Yotam bin Uzia. Ia meminta Ahas untuk meminta suatu pertanda dari Tuhan, baik dari dunia orang mati maupun dari tempat tertinggi di langit. Namun Ahas menolak, karena tidak ingin mencoba Tuhan. Nabi Yesaya kemudian berkata bahwa Tuhan akan memberikan suatu pertanda. Seorang perempuan muda akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan dinamai Imanuel, yang artinya "Allah menyertai kita".
Bacaan Kedua: Roma 1:1-7
Surat Rasul Paulus kepada orang-orang Roma menggambarkan panggilan Paulus sebagai hamba Kristus Yesus. Ia dipanggil untuk memberitakan Injil Allah, yang telah dijanjikan-Nya melalui nabi-nabi dalam kitab-kitab suci. Injil ini menyebutkan tentang Anak Allah, Yesus Kristus, yang lahir dari keturunan Daud dan dinyatakan sebagai Anak Allah melalui kebangkitan-Nya. Paulus juga menyampaikan kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah kepada semua orang yang percaya.
Bacaan Injil: Matius 1:18-24
Kisah kelahiran Yesus Kristus dimulai dari kisah Maria yang bertunangan dengan Yusuf. Maria ternyata mengandung dari Roh Kudus sebelum mereka hidup bersama. Yusuf, yang tulus hati, ingin menceraikan Maria secara diam-diam agar tidak merusak nama isterinya. Namun, dalam mimpi, malaikat Tuhan memberitahu Yusuf untuk tidak takut mengambil Maria sebagai isterinya, karena anak yang ada di dalam kandungannya berasal dari Roh Kudus. Anak itu akan dinamai Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.
Peristiwa ini memenuhi firman Tuhan yang difirmankan oleh nabi: “Anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel.” Setelah bangun dari tidurnya, Yusuf melakukan apa yang diperintahkan malaikat Tuhan. Ia mengambil Maria sebagai isterinya.
Pentingnya Bacaan dalam Ibadah
Bacaan-bacaan ini tidak hanya memberikan informasi tentang peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah iman, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Katolik akan makna Natal yang sesungguhnya. Perayaan Natal bukan hanya tentang perayaan kebahagiaan, tetapi juga tentang pengharapan akan kedatangan Sang Juruselamat.
Setiap bacaan memiliki makna mendalam yang bisa diambil sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan membaca dan merenungkan bacaan-bacaan ini, umat Katolik dapat memperkuat iman dan harapan mereka akan kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka.
Komentar
Kirim Komentar