
Babak Kualifikasi Porprov Futsal Kalimantan Timur Resmi Berakhir
Babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII cabang olahraga futsal Kalimantan Timur resmi berakhir, Kamis (18/12/2025), di GOR Serbaguna Kadrie Oening, Samarinda. Ajang ini bukan sekadar kompetisi daerah, tetapi menjadi gerbang awal lahirnya talenta-talenta futsal terbaik Kaltim yang diproyeksikan menembus level nasional.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
BK Porprov futsal diikuti sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur dengan total 18 tim putra dan putri. Kabupaten Paser tidak ambil bagian karena otomatis lolos sebagai tuan rumah Porprov. Meski demikian, persaingan berlangsung ketat dan kompetitif, mencerminkan perkembangan kualitas futsal daerah yang kian menjanjikan.
Ajang Penjaringan Atlet Daerah BK Porprov Futsal
Ajang Penjaringan Atlet Daerah BK Porprov futsal menjadi tahapan penting dalam sistem pembinaan olahraga daerah. Melalui kompetisi ini, karakter, mental bertanding, hingga sportivitas atlet diuji sebelum diproyeksikan memperkuat Kalimantan Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Timur, Adnan Faridhan, menegaskan bahwa futsal merupakan salah satu cabang olahraga kebanggaan daerah. Prestasi medali emas pada PON sebelumnya menjadi bukti nyata kualitas atlet futsal Kaltim.
“Futsal memberikan medali emas pada PON sebelumnya. Kita patut berbangga karena atlet Kaltim sudah banyak yang masuk ke level nasional. Kita harus terus menerbitkan talenta-talenta besar. Kaltim punya produk atlet yang luar biasa, dan itu harus kita dukung bersama,” ujar Adnan.
Jaga Tradisi Emas di PON
Adnan menekankan, fokus utama pembinaan futsal Kaltim saat ini adalah menjaga tradisi prestasi, termasuk mempertahankan medali emas pada PON NTB–NTT mendatang. Menurutnya, capaian tersebut lahir dari pembinaan yang konsisten serta keberanian memberikan ruang kepada atlet lokal.
Porprov yang akan digelar di Kota Samarinda, lanjut Adnan, menempatkan futsal sebagai salah satu cabang unggulan. Prestasi emas di PON menjadikan Kalimantan Timur kini dipandang sebagai barometer futsal nasional.
Dalam satu tahun terakhir, ia mencatat peningkatan signifikan talenta muda dari berbagai daerah seperti Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara. Menariknya, seluruh kabupaten/kota menurunkan pemain asli daerah tanpa menggunakan atlet dari luar wilayah.
Optimisme Menuju Level Nasional
Adnan optimistis para pemain yang tampil di BK Porprov kali ini akan menjadi tulang punggung futsal Kaltim ke depan. Dari ajang ini, pelatih dan tim teknis dapat mengidentifikasi atlet terbaik untuk diproyeksikan ke level nasional.
Apresiasi KONI Kaltim
Sementara itu, Wakil Sekretaris I KONI Kalimantan Timur, Azhari Abubakar, yang hadir mewakili Ketua KONI Kaltim, memberikan apresiasi atas capaian futsal Kaltim pada PON 2024 Aceh–Sumatera Utara.
“Alhamdulillah futsal Kaltim berhasil meraih medali emas di PON 2024. Padahal futsal sebelumnya belum terlalu diperhitungkan dan berada di luar ekspektasi,” ungkap Azhari.
Ia menegaskan pelaksanaan BK Porprov harus mengacu pada regulasi KONI sesuai hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024. BK Porprov merupakan tahapan resmi menuju Porprov yang akan digelar di Kabupaten Paser.
PON Reguler dan Indoor Dipisah
Terkait agenda olahraga nasional ke depan, Azhari mengungkapkan akan ada pemisahan antara PON reguler dan PON indoor. Cabang olahraga seperti futsal, bola voli, dan bola basket direncanakan dipertandingkan secara terpisah agar mendapatkan porsi dan penilaian yang lebih proporsional.
Komentar
Kirim Komentar