Penyaluran BLT Kesra Melalui Kantor Pos Indonesia
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang lebih dikenal dengan Gus Ipul, menegaskan bahwa biaya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui PT Pos Indonesia sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak merasa terbebani dalam proses penerimaan bantuan tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Selain itu, Plt Dirut PT Pos Indonesia juga memastikan adanya spanduk larangan potongan dan tersedianya saluran pengaduan jika ada oknum yang melanggar aturan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat mengambil bantuan tersebut.
Alur Pencairan BLT via Kantor Pos
Untuk memastikan kejelasan dalam proses pencairan BLT, berikut alur yang harus diikuti oleh penerima:
-
Pengecekan Status Penerima
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk penerima BLT Rp 900.000 per keluarga, bisa melakukan cek status secara online. Pastikan sudah melakukan pengecekan untuk periode Oktober hingga Desember 2025. -
Cek Rekening Himbara
Jika sudah terdaftar sebagai penerima, segera cek rekening Himbara yang meliputi Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia/BSI. Jika tidak memiliki rekening Bank Himbara, pencairan bisa dilakukan melalui Kantor Pos di kota atau daerah masing-masing. -
Persiapkan Dokumen Kependudukan
Pastikan membawa dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat-surat yang diperlukan saat mendatangi Kantor Pos. Data yang dibawa harus sesuai dengan yang terdaftar agar proses pencairan berjalan lancar. -
Proses Verifikasi Data
Petugas PT Pos akan mencocokkan data penerima dengan database Kemensos. Jika data cocok, dana bantuan senilai Rp 900.000 akan langsung diserahkan secara tunai. Untuk penerima manfaat seperti lansia atau warga yang sedang sakit parah, petugas akan menyalurkan bantuan langsung ke rumah penerima.
Persyaratan Penerima BLT Kesra
Agar bisa menerima BLT Kesra, berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi:
-
Warga Negara Indonesia
Termasuk Desil 1-4 berdasarkan data tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). -
Bukan ASN, TNI atau POLRI
Penerima BLT tidak boleh merupakan pegawai negeri atau anggota militer/polisi. -
Memiliki Rekening Bank yang Ditunjuk
Harus memiliki rekening Bank yang ditunjuk pemerintah untuk transfer dana.
Cara Cek Penerima BLT Melalui Situs Kemensos
Jika ingin mengecek apakah Anda termasuk penerima BLT, ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka situs resmi Kemensos atau klik https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Isilah data wilayah tempat tinggal meliputi: Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan.
- Ketik nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar handphone atau Laptop.
- Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan hasil pencarian.
Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah mengetahui status penerima BLT Kesra. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh bantuan yang diberikan oleh pemerintah.
Penyaluran BLT Kesra Selama Tiga Bulan
Penyaluran BLT Kesra dilakukan selama tiga bulan, yaitu Oktober hingga Desember 2025. Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima dana sebesar Rp 300.000 per bulan, sehingga total dana yang diberikan adalah Rp 900.000 per keluarga.
Sebanyak Rp 30 triliun dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT) tambahan yang bakal diterima lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran BLT akan dilakukan melalui bank Himbara untuk sekitar 18,3 juta keluarga, serta lewat PT Pos Indonesia bagi 17,2 juta keluarga lainnya, yang dijadwalkan cair mulai Senin 20 Oktober 2025.
Komentar
Kirim Komentar