Dua Anak Terseret Arus Sungai Ciliman Ditemukan Tewas

Dua Anak Terseret Arus Sungai Ciliman Ditemukan Tewas

Kabar dunia hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Dua Anak Terseret Arus Sungai Ciliman Ditemukan Tewas tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kecelakaan di Sungai Ciliman, Dua Anak Meninggal Dunia

Dua anak yang bernama Haikal (9 tahun) dan Habibi (9 tahun) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR setelah terbawa arus Sungai Ciliman di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Kejadian ini menimpa keduanya saat mereka sedang bermain di sekitar sungai.

Haikal adalah korban pertama yang ditemukan pada Senin (27/10) pukul 06.10 WIB. Ia ditemukan dengan jarak 4,5 kilometer dari lokasi kejadian (LKP). Sedangkan Habibi ditemukan sekitar 40 menit kemudian atau pukul 07.50 WIB, berjarak 5 kilometer dari LKP di koordinat 6°31'41.27"S – 105°50'31.77"E.

Kedua korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Perdana Sukaresmi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Setelah itu, jenazah keduanya diserahkan kepada keluarga di Kampung Taraju, Desa Karyasari, Pandeglang.

Menurut Kepala Basarnas Banten Al Amrad, dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Tim SAR Gabungan Terlibat dalam Operasi

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur tim SAR gabungan, antara lain:

  • Basarnas Banten
  • BPBD Pandeglang
  • Polairud
  • Polres Pandeglang
  • Koramil Panimbang
  • Polsek Patia
  • Tagana
  • PMI
  • Pramuka Peduli Bencana
  • FPRB
  • Boedak Saung Rescue
  • Dukungan dari masyarakat dan keluarga korban

Tim-tim ini bekerja sama untuk mencari dua anak yang hilang di Sungai Ciliman. Proses pencarian dilakukan secara intensif hingga kedua korban akhirnya ditemukan.

Kronologi Kecelakaan

Peristiwa yang menimpa Haikal dan Habibi terjadi pada Sabtu (25/10) pukul 15.20 WIB. Saat itu, keduanya sedang bermain di pinggir Sungai Ciliman menggunakan sebuah perahu yang terikat di tepi sungai.

Mereka tampak asyik melompat dari perahu ke air dan kembali naik. Namun, tiba-tiba tali pengikat perahu putus, sehingga perahu terbawa arus sungai. Akibatnya, keduanya terbawa arus dan tidak dapat menyelamatkan diri.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih waspada terhadap bahaya di sekitar aliran air. Jangan biarkan anak-anak bermain di dekat sungai tanpa pengawasan yang cukup.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar