Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh 5% di Triwulan III 2025, Ini Penyebabnya

Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh 5% di Triwulan III 2025, Ini Penyebabnya

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh 5% di Triwulan III 2025, Ini Penyebabnya menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.
Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh 5% di Triwulan III 2025, Ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Banyumas Raya Tercatat 5 Persen pada Triwulan III 2025

Perekonomian Banyumas Raya, yang mencakup wilayah Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara, tumbuh sebesar 5 persen (yoy) pada triwulan III tahun 2025. Pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 4,79 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, menyampaikan informasi ini dalam kegiatan Bank Indonesia Bersama Media (BBM) yang berlangsung di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (19/12). Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Banyumas Raya didorong oleh kinerja sektor industri pengolahan serta percepatan realisasi belanja pemerintah pada semester II.

Kinerja Sektor Industri dan Konsumsi Pemerintah

Dari sisi pengeluaran, akselerasi pertumbuhan ekonomi utamanya dipengaruhi oleh konsumsi pemerintah yang meningkat seiring dengan realisasi belanja pemerintah di semester kedua. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam mempercepat anggaran telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Sementara itu, dari sisi lapangan usaha, sektor sekunder dan tersier menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Aktivitas ekonomi digital, khususnya melalui penjualan daring di industri tekstil dan pakaian jadi, turut berkontribusi dalam meningkatkan kinerja ekonomi. Selain itu, penyelenggaraan berbagai event berskala besar juga mendorong tingkat keterisian hotel serta aktivitas sektor perdagangan dan jasa.

Struktur Ekonomi Banyumas Raya

Secara struktur, Kabupaten Cilacap tetap menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian Banyumas Raya dengan pangsa sebesar 54,79 persen. Diikuti oleh Kabupaten Banyumas dengan pangsa 25,05 persen, Purbalingga sebesar 10,70 persen, dan Banjarnegara sebesar 9,46 persen.

Sektor industri pengolahan menjadi kontributor utama PDRB Banyumas Raya sebesar 44 persen, diikuti oleh sektor pertanian dan perdagangan masing-masing sebesar 11 persen. Ini menunjukkan bahwa sektor industri masih menjadi tulang punggung perekonomian di wilayah ini.

Inflasi di Banyumas Raya

Terkait inflasi, Christoveny menyebut bahwa tekanan harga di Banyumas Raya pada November 2025 masih terkendali dalam target 2,5 persen plus minus 1 persen. Inflasi tercatat sebesar 2,62 persen di Purwokerto dan 2,78 persen di Cilacap. Komoditas emas perhiasan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi, seiring tren kenaikan harga emas global.

Digitalisasi Sistem Pembayaran

Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Bank Indonesia terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran. Hingga November 2025, jumlah pedagang pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Banyumas Raya mencapai 595.388 unit, dengan nilai transaksi lebih dari Rp8,2 triliun sepanjang tahun.

Bank Indonesia Purwokerto akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026

Mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026, Christoveny optimistis bahwa perekonomian Banyumas Raya akan tetap tumbuh positif. Hal ini didorong oleh penguatan sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, pariwisata, serta dorongan investasi yang berkelanjutan.


Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Ekonomi Banyumas Raya Tumbuh 5% di Triwulan III 2025, Ini Penyebabnya ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar