
Gubernur Sumut: Kemandirian Ekonomi Umat sebagai Fondasi Kesejahteraan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya memperkuat kemandirian ekonomi umat sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bobby di tengah situasi ekonomi yang masih membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan kemandirian finansial.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bobby menyampaikan pernyataannya saat menghadiri peringatan Milad ke-120 Syarikat Islam di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Ia menilai bahwa organisasi Islam tertua di Indonesia memiliki peran strategis dalam membangun semangat kebangsaan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Pada kesempatan yang penuh syukur ini, kita memperingati Milad Syarikat Islam ke-120. Saya sampaikan selamat, dan semoga momentum ini semakin memperkokoh semangat kemandirian ekonomi umat, ujarnya.
Bobby menambahkan bahwa umat Islam yang kuat secara ekonomi akan mampu berperan sebagai pelaku utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia mendorong agar Syarikat Islam terus memperkuat kolaborasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Utara dan Indonesia.
Peran Strategis Syarikat Islam
Ketua DPW Syarikat Islam Sumut, Hendra Cipta, menilai bahwa kemandirian ekonomi merupakan identitas perjuangan Syarikat Islam sejak masa pergerakan nasional. Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi umat saat ini masih tertinggal dibandingkan masyarakat di negara maju. Karena itu, tugas bersama adalah membangkitkan kemampuan ekonomi umat agar semakin berdaya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Hamdan Manurung melaporkan sejumlah program nyata Syarikat Islam Sumut di bidang pendidikan, termasuk kerja sama dengan BAZNAS dalam penyaluran beasiswa. Adapun pada tahun lalu, 50 mahasiswa dari UIN, UNIMED, dan UNPAB menerima bantuan pendidikan, dan tahun ini proses seleksi tahap berikutnya sedang berlangsung.
Program Pendidikan yang Berkelanjutan
Syarikat Islam telah menjalankan berbagai program yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan. Salah satu bentuk kontribusi mereka adalah kerja sama dengan BAZNAS dalam penyaluran beasiswa. Dengan adanya program ini, banyak mahasiswa dari berbagai universitas di Sumut mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi mereka tanpa harus khawatir tentang biaya pendidikan.
Beberapa program lain yang dilakukan oleh Syarikat Islam juga mencakup pelatihan keterampilan, pemberdayaan usaha mikro, dan pengembangan sumber daya manusia. Hal ini menunjukkan komitmen organisasi untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.
Kemitraan yang Kuat
Selain itu, Syarikat Islam juga aktif dalam menjalin kemitraan dengan berbagai institusi dan lembaga untuk memperluas dampak program yang dijalankannya. Kemitraan ini tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan, tetapi juga mencakup sektor ekonomi dan sosial.
Dengan adanya kemitraan yang kuat, Syarikat Islam mampu mempercepat proses pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup umat. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Masa Depan yang Lebih Baik
Dalam rangkaian acara Milad ke-120 Syarikat Islam, banyak harapan dan langkah-langkah strategis yang disampaikan oleh berbagai pihak. Dari Gubernur Sumut hingga ketua-ketua organisasi, semua sepakat bahwa kemandirian ekonomi umat adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.
Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen yang tinggi, Syarikat Islam diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah.
Komentar
Kirim Komentar