
Hadiah yang diberikan oleh Indonesia kepada atlet peraih medali emas di SEA Games 2025 mencapai angka yang sangat besar. Angka ini bahkan dua kali lipat dari gabungan bonus yang diberikan tiga negara ASEAN lainnya, yaitu Vietnam, Singapura, dan Thailand.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dalam laporan media Thailand, Matichon menyebutkan bahwa Indonesia menjadi delegasi olahraga dengan hadiah uang terbesar untuk atlet yang meraih medali emas dalam ajang tersebut. Setiap atlet yang berhasil memperoleh medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp1 miliar. Nominal ini mengejutkan publik Asia Tenggara karena jumlahnya dua kali lipat dari total bonus yang diberikan oleh tiga negara tersebut.
Menurut situs Soha.vn, "hadiah uang untuk medali emas di SEA Games 2025 di Indonesia dua kali lipat dari gabungan hadiah uang yang diberikan ke Vietnam, Thailand, dan Singapura." Tingkat penghargaan ini jauh lebih tinggi dibandingkan delegasi olahraga lainnya, terutama jika hanya mempertimbangkan penghargaan untuk satu medali emas.
Berikut adalah rincian bonus yang diberikan oleh beberapa negara:
- Singapura: Atlet yang meraih medali emas akan mendapatkan hadiah sebesar 10.000 dolar Singapura atau sekitar Rp130 juta.
- Filipina: Bonus yang diberikan sebesar 300 ribu peso atau sekitar Rp85 juta.
- Thailand: Atlet peraih medali emas akan menerima 300 ribu baht atau sekitar Rp159 juta. Awalnya, pihak Thailand berencana meningkatkan bonus menjadi 500 ribu baht, tetapi rencana ini gagal karena krisis keuangan.
- Vietnam: Atlet yang meraih medali emas akan menerima bonus sebesar 225 juta VND atau sekitar Rp143 juta. Bonus ini diberikan secara terpisah dari negara dan sponsor.
Jika ketiga negara tersebut digabungkan, total bonus yang diberikan untuk atlet peraih medali emas SEA Games 2025 berada pada angka Rp517 juta, yang merupakan setengah dari bonus yang diberikan oleh Indonesia.
Bonus yang diberikan Indonesia juga diakui oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa bonus ini cukup besar dan membuat pihak-pihak tertentu merasa pusing. "Di satu sisi saya senyum 91 emas, di sisi lain agak pusing juga, karena bonusnya besar juga," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa ucapan seorang pemimpin harus dipegang teguh. Meski merasa gembira dan pusing, ia menekankan bahwa para pejuang olahraga harus dihormati dan dihargai.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah berjanji memberikan bonus kepada atlet berprestasi dalam SEA Games. Ia meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk menambahkan bonus menjadi Rp1 miliar bagi peraih medali emas. Dengan demikian, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk memberikan apresiasi yang layak kepada atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.
Pertanyaannya sekarang adalah apakah bonus ini benar-benar diberikan sesuai janji atau hanya sebagai gimmick. Publik tentu menantikan realisasi dari janji ini agar para atlet bisa mendapatkan penghargaan yang sepadan atas prestasi mereka.
Komentar
Kirim Komentar