
Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Solok Selatan
Memasuki minggu terakhir bulan Oktober, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mengalami kenaikan. Hal ini menjadi perhatian bagi masyarakat setempat, terutama yang membutuhkan bahan-bahan pangan harian.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Berdasarkan data dari berbagai dinas dan instansi terkait, seperti Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga. Salah satu yang paling mencolok adalah harga bawang merah, yang naik dari Rp31.700 per kilogram menjadi Rp32.200 per kilogram.
Harga komoditi tertinggi saat ini masih dikuasai oleh daging sapi, dengan harga mencapai Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, komoditi dengan harga paling rendah adalah beras, yang stabil di harga Rp15.600 per kilogram.
Berikut adalah daftar lengkap harga pangan di Kabupaten Solok Selatan:
- Beras perkilo stabil di harga Rp15.600 per kilogram.
- Daging ayam ras naik dari harga Rp42.400 per kilogram menjadi Rp42.700 per kilogram
- Daging ayam ras per ekor stabil di harga Rp70.000 per ekor
- Telur ayam alami kenaikan harga dari Rp29.300 per kilogram menjadi Rp29.500 per kilogram
- Bawang merah alami kenaikan harga dari Rp31.700 perkilogram menjadi Rp32.200 per kilogram
- Cabai rawit alami penurunan harga dari Rp36.700 per kilogram menjadi Rp33.300 per kilogram
- Cabai merah alami penurunan harga dari Rp70.000 per kilogram menjadi Rp67.500 per kilogram
- Minyak goreng curah alami kenaikan harga dari Rp19.100 per liter menjadi Rp19.200 per kilogram
- Minyak goreng kemasan stabil di harga Rp20.000 per kilogram
- Gula pasir stabil di harga Rp19.000 per kilogram
- Bawang putih stabil di harga Rp37.000 per kilogram
- Daging sapi stabil di harga Rp140.000 per kilogram.
Penyebab Kenaikan Harga
Beberapa faktor dapat menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok. Misalnya, kenaikan harga bawang merah bisa disebabkan oleh kelangkaan pasokan atau cuaca yang tidak menentu. Sementara itu, penurunan harga cabai rawit dan cabai merah bisa disebabkan oleh surplus pasokan dari hasil panen.
Dampak pada Masyarakat
Kenaikan harga kebutuhan pokok ini tentu berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Keluarga-keluarga yang memiliki penghasilan rendah mungkin akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah setempat diharapkan dapat melakukan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan.
Langkah yang Dilakukan
Dalam rangka menghadapi fluktuasi harga, pemerintah daerah dan instansi terkait perlu melakukan koordinasi yang lebih baik. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain melibatkan petani lokal dalam memproduksi komoditas pangan, memperkuat sistem distribusi, dan memberikan subsidi atau bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Dengan adanya data harga yang tersedia, masyarakat juga bisa lebih waspada dan mempersiapkan anggaran mereka secara lebih efisien. Dengan begitu, dampak kenaikan harga dapat diminimalkan.
Komentar
Kirim Komentar