
Penurunan Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat Hulawa
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, mengalami penurunan tajam dalam sebulan terakhir. Hal ini menunjukkan perubahan signifikan dari kondisi sebelumnya yang biasanya lebih tinggi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Komoditas yang Paling Terdampak
Penurunan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit dan tomat, dua bahan dapur yang biasanya menjadi penyumbang inflasi. Kini, keduanya dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga normal. Sarton Taib, salah satu pedagang di Pasar Hulawa, mengungkapkan kondisi tersebut saat diwawancarai.
“Beberapa komoditas sudah turun harga, Pak,” ujarnya sambil menata dagangannya. Ia menyebut bahwa cabai rawit dan tomat menjadi dua komoditas yang paling terdampak penurunan harga.
Harga Cabai Rawit
Sarton menjelaskan bahwa cabai rawit lokal Gorontalo biasanya dijual hingga Rp 80 ribu per kilogram. Namun, dalam sebulan terakhir, harganya turun drastis hingga hanya Rp 20 ribu. Ia menilai anjloknya harga terjadi karena pasokan dari petani lokal tidak terserap ke luar daerah dan menumpuk di Gorontalo.
“Tidak ada pengeluaran, tidak ada yang keluar,” ungkapnya.
Untuk cabai rawit yang berasal dari luar daerah seperti Sulawesi Tengah, harganya bahkan sedikit lebih murah. “Varietas dari luar daerah seperti Sulawesi Tengah harganya Rp 15 ribu per kilogram,” tambahnya.
Harga Tomat
Kondisi serupa juga dialami oleh komoditas tomat. Harga eceran tomat kini berada di kisaran Rp 6–7 ribu per kilogram, padahal sebelumnya sempat menyentuh Rp 40 ribu. “Paling tinggi eceran tomat sekarang Rp 6–7 ribu per kilogram,” tutur Sarton.
Penurunan Harga Komoditas Lainnya
Selain cabe rawit dan tomat, beberapa komoditas lain juga mengalami penurunan harga. Bawang merah kini dijual Rp 30 ribu per kilogram, bawang putih Rp 32–34 ribu, dan kemiri di kisaran Rp 30 ribu per kilogram.
Dampak bagi Pedagang dan Pembeli
Meski penurunan harga ini disambut baik oleh pembeli, bagi pedagang seperti Sarton, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri. Ia berharap harga segera stabil agar aktivitas perdagangan kembali normal.
“Semoga harganya segera normal kembali,” harapnya.
Komentar
Kirim Komentar