IHSG Naik di Awal Perdagangan, Sentimen Fed Dovish Angkat Pasar

IHSG Naik di Awal Perdagangan, Sentimen Fed Dovish Angkat Pasar

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai IHSG Naik di Awal Perdagangan, Sentimen Fed Dovish Angkat Pasar menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


Pergerakan Pasar Saham Global dan Dampaknya terhadap IHSG

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pada hari Rabu (26/11/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan di awal perdagangan. Penguatan ini didorong oleh optimisme pelaku pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan atau kebijakan dovish dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed). IHSG dibuka dengan kenaikan sebesar 12,00 poin atau 0,14 persen menjadi 8.533,89. Sementara itu, Indeks LQ45 yang terdiri dari 45 saham unggulan mengalami penurunan sebesar 1,15 poin atau 0,13 persen menjadi 856,01.

Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG berpotensi mengalami rebound pada hari ini, seiring dengan kenaikan indeks bursa di Amerika Serikat. Ia menilai bahwa sentimen positif dari pasar global dapat memberikan dorongan bagi pasar modal Indonesia.

Sentimen Internasional yang Mempengaruhi Pasar

Di tingkat internasional, para pelaku pasar mulai memperhatikan kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada Desember 2025. Meskipun begitu, mereka tetap mencermati perkembangan situasi yang bisa memengaruhi keputusan kebijakan moneter tersebut.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, menjadi kandidat kuat untuk posisi Ketua The Fed berikutnya. Pelaku pasar melihat bahwa Hassett lebih cenderung mendukung kebijakan suku bunga rendah yang sejalan dengan preferensi Presiden AS Donald Trump. Bahkan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa ada peluang besar bahwa Trump akan mengumumkan keputusan tersebut sebelum Natal 2025.

Pergerakan Bursa Eropa dan AS

Pada perdagangan Selasa (25/11), bursa saham Eropa ditutup dengan kenaikan secara kompak. Indeks Euro Stoxx 50 menguat sebesar 0,87 persen, sedangkan indeks FTSE 100 Inggris naik 0,78 persen. Di sisi lain, indeks DAX Jerman meningkat 0,97 persen dan indeks CAC Prancis juga menguat 0,83 persen.

Sementara itu, bursa saham AS di Wall Street juga ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 1,43 persen menjadi 47.112,14, indeks S&P 500 naik 0,91 persen ke level 6.765,88, dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,59 persen menjadi 25.018,36.

Pergerakan Bursa Asia

Di kawasan Asia, bursa saham regional juga mengalami penguatan pagi ini. Indeks Nikkei menguat 997,48 poin atau 2,06 persen menjadi 49.674,50. Sementara itu, indeks Shanghai hanya naik tipis sebesar 2,30 poin atau 0,05 persen menjadi 3.872,35.

Indeks Hang Seng menguat 119,95 poin atau 0,47 persen menjadi 26.014,50, dan indeks Strait Times juga menguat 25,87 poin atau 0,58 persen menjadi 4.512,48.

Dengan pergerakan positif di berbagai bursa global, IHSG diharapkan dapat terus mengalami penguatan dalam beberapa hari ke depan. Namun, pelaku pasar tetap harus waspada terhadap berbagai faktor eksternal yang bisa memengaruhi stabilitas pasar.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai IHSG Naik di Awal Perdagangan, Sentimen Fed Dovish Angkat Pasar ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar