
IHSG Dibuka Menguat pada Rabu, 26 November 2025
Pada hari Rabu, 26 November 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sekitar 0,14 persen ke level 8.533,89. Kenaikan ini terjadi di tengah optimisme pelaku pasar terhadap penguatan bursa global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang lebih longgar. Pergerakan awal indeks mengindikasikan sentimen positif, meski aksi jual asing masih tercatat dominan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Analis mencatat bahwa penguatan indeks didorong oleh perkembangan ekonomi global yang stabil, terutama dari Amerika Serikat, yang memberi ruang bagi pelaku pasar untuk meningkatkan minat risiko. Selain itu, kondisi teknikal IHSG disebut menunjukkan peluang kenaikan lanjutan. Hal ini membuat para analis memperkirakan bahwa indeks akan terus menguat dalam beberapa sesi berikutnya.
Saham yang Direkomendasikan
Sejumlah analis memberikan daftar saham yang dinilai menarik pada perdagangan hari ini. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain RAJA, BUMI, CUAN, AGII, ICBP, MBMA, SSIA, WIIM, dan MINA. Rekomendasi diberikan dengan mempertimbangkan potensi rebound IHSG serta analisis teknikal masing-masing emiten.
Analis dari Phintraco Sekuritas menyampaikan:
“MACD menunjukkan pelebaran pada positive slope. Sehingga kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan menuju level 8.550–8.570 pada perdagangan Sesi II Rabu (26/11).”
Sementara itu, analis WH Project, William Hartanto, mengatakan:
“IHSG berpotensi menutup November 2025 dengan posisi di atas 8.400.”
Dari sisi pandangan pasar, seorang analis BNI Sekuritas menyebut:
“IHSG berpotensi rebound hari ini, seiring dengan kenaikan bursa Amerika Serikat (AS).”
Meskipun IHSG bergerak positif pada pembukaan, analis mengingatkan bahwa aksi jual asing masih mewarnai transaksi dan dapat membatasi laju penguatan indeks jika tidak dibarengi peningkatan volume beli. Saat ini, investor perlu memantau secara ketat dinamika pasar agar tidak terjebak dalam volatilitas yang tinggi.
Perhatian terhadap Volatilitas Saham
Saham bervolatilitas tinggi juga menjadi sorotan karena berpotensi memberikan kenaikan cepat, namun diiringi risiko pergerakan harga yang signifikan. Investor perlu mempertimbangkan strategi investasi yang tepat, terutama dalam situasi pasar yang sedang mengalami perubahan cepat.
IHSG pada Rabu, 26 November 2025, menunjukkan peluang menguat seiring tren positif global dan sinyal teknikal yang mendukung. Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mencermati dinamika aksi asing dan volatilitas sejumlah saham yang direkomendasikan.
Investor disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan berbagai indikator pasar guna mengambil keputusan yang tepat. Dengan situasi yang terus berubah, penting bagi para pemain pasar untuk selalu update informasi terkini dan memastikan portofolio mereka terlindungi dari risiko yang muncul.
Komentar
Kirim Komentar