InsyaAllah, Pabrik Getah Pinus Siap Berdiri di Aceh Timur

InsyaAllah, Pabrik Getah Pinus Siap Berdiri di Aceh Timur

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik InsyaAllah, Pabrik Getah Pinus Siap Berdiri di Aceh Timur tengah menjadi sorotan dunia. Berikut laporan selengkapnya.
InsyaAllah, Pabrik Getah Pinus Siap Berdiri di Aceh Timur

Peran Sektor Kehutanan dalam Perekonomian Aceh Timur

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya investasi di daerah ini. Tujuannya adalah untuk membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dalam rangka memperkuat perekonomian daerah, Aceh Timur bersiap menghadirkan inisiatif baru melalui sektor kehutanan dan industri hijau.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pertemuan strategis antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan PT Naval Group telah berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (25/10/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran tinggi Pemkab Aceh Timur, termasuk Asisten 2 Dr Darmawan M Ali, Asisten 3 Teuku Reza Rizki, serta Direktur Utama PT ATEM Muntasir Age. Di sisi lain, dari pihak Naval Group hadir Founder Neeles Remeshcandra Maheswari bersama jajaran direksi.

Dalam pertemuan tersebut, Naval Group mengumumkan rencana pembangunan pabrik pengolahan getah pinus menjadi gondorukem dan turpentine di kawasan Birem Bayeun. Proyek ini akan menggunakan lahan seluas kurang lebih dua hektare yang sudah dibeli oleh perusahaan. Pabrik ini akan mengolah getah pinus menjadi bahan baku gum rosin, yang merupakan bahan perekat berkualitas ekspor.

Kehadiran pabrik ini tidak hanya fokus pada output, tetapi juga pada keberlanjutan. Neelesh menekankan bahwa pabrik ini akan beroperasi dengan teknologi tinggi dan ramah lingkungan. Seluruh limbah dapat diolah kembali dan dimanfaatkan sebagai bahan jadi lainnya. Inovasi ini selaras dengan tujuan pasar global terhadap produk yang ramah lingkungan.

Dampak Ekonomi yang Signifikan

Kehadiran pabrik ini diperkirakan membawa dampak signifikan bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Naval Group menjanjikan 600 pekerja lokal dan tenaga ahli akan dipekerjakan nantinya. Angka ini menjadi angin segar bagi masyarakat Aceh Timur, karena membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menyambut baik komitmen investasi dengan penuh apresiasi. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berterima kasih dan mengapresiasi niat Naval Group. Kami berkomitmen penuh untuk terus mendukung upaya investasi di daerah ini agar terbukanya peluang ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat," kata Al-Farlaky.

Menantang Perluasan Investasi

MENARIKNYA, Bupati Aceh Timur justru menantang Naval Group untuk memperluas jangkauan investasi ke sektor hulu. Ia meminta Naval Group di masa depan turut mengembangkan sektor kehutanan dengan menanam pinus di Kawasan Serbajadi, Lokop hingga perbatasan Gayo Lues.

"Ini adalah peluang ekonomi baru, yang besar bagi masyarakat pendalaman. Kami ingin investasi berbagai sektor, mulai dari perkebunan, pertanian, pertambangan dan perikanan,” ucapnya.

Al-Farlaky menambahkan pesan penutupan kepada investor domestik dan internasional. "Aceh ini damai dan Aceh terbuka untuk investor. Orang luar bisa masuk ke Aceh dan kami masyarakat Aceh berkomitmen mendukung investasi," tuturnya.

Strategi Pembangunan Berkelanjutan

Pabrik pengolahan getah pinus ini menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Dengan menggabungkan teknologi modern dan prinsip lingkungan, proyek ini menunjukkan komitmen untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Selain itu, proyek ini juga menjadi contoh bagaimana investasi dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Dengan adanya pabrik ini, masyarakat Aceh Timur memiliki kesempatan untuk merasakan manfaat langsung dari pengembangan industri hijau.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Meskipun ada tantangan dalam menjalankan proyek ini, seperti perencanaan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam, Bupati Aceh Timur optimis bahwa kolaborasi dengan investor akan membantu mengatasi hal-hal tersebut. Dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat, proyek ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif jangka panjang.

Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Dengan melibatkan masyarakat, proyek ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan di antara warga Aceh Timur.

Kesimpulan

Proyek pabrik pengolahan getah pinus di Aceh Timur merupakan langkah penting dalam membangun perekonomian daerah yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan investor, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Dengan komitmen penuh dari Bupati Aceh Timur, proyek ini menjadi bukti bahwa investasi dapat menjadi motor penggerak utama dalam pembangunan daerah.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar