Jateng Jadi Magnet Investasi dan Ekspor, Ini Langkah Ahmad Luthfi

Jateng Jadi Magnet Investasi dan Ekspor, Ini Langkah Ahmad Luthfi

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Jateng Jadi Magnet Investasi dan Ekspor, Ini Langkah Ahmad Luthfi menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.
Jateng Jadi Magnet Investasi dan Ekspor, Ini Langkah Ahmad Luthfi

Jawa Tengah Tetap Menjadi Pusat Investasi dan Ekspor

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa wilayahnya tetap menjadi magnet bagi investasi dan ekspor global meskipun di tengah ketidakpastian global. Ia menekankan bahwa meskipun dunia menghadapi berbagai tantangan seperti pandemi, perang, dan dinamika geopolitik, Jawa Tengah mampu menjaga stabilitas ekonomi dan sosial.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

“Selama ini tidak ada konflik komunal atau gangguan keamanan di Jawa Tengah. Iklim masyarakat kita adem, ayem, dan nyaman. Investasi di sini aman,” ujarnya dalam seminar bertema “Tantangan dan Peluang Ekspor Pasca Kebijakan Trump” di Semarang, Senin 20 Oktober 2025.

Pemerintah provinsi terus memperkuat iklim investasi dengan mempermudah proses perizinan baik untuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Selain itu, tenaga kerja di Jawa Tengah sangat kompetitif.

Menurutnya, pandemi Covid-19 dan krisis global seperti perang Ukraina–Rusia hingga konflik Timur Tengah memang mengguncang ekonomi dunia, namun Jawa Tengah mampu bertahan berkat semangat kebersamaan dan kesiapan menghadapi perubahan.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi mengungkapkan bahwa kebijakan perdagangan era Presiden Amerika Serikat, Donald Trump justru membawa dampak positif bagi ekonomi daerah. Sebab, investor dari berbagai negara justru berbondong-bondong ke Jawa Tengah.

Bahkan, banyak negara yang menggantungkan ekspor sejumlah komoditas dari Jawa Tengah. Buktinya, Amerika Serikat tercatat menjadi pasar utama ekspor Jawa Tengah dengan kontribusi sebesar 47,9 persen dari total ekspor, disusul Uni Eropa (11,2%), Jepang (8,1%), ASEAN (6,4%), dan Tiongkok (4,2%).

Nilai ekspor Jateng sepanjang Januari–Agustus 2025 mencapai US$ 7,95 miliar, naik 10 persen dibanding tahun lalu, dengan surplus perdagangan mencapai US$ 2,19 miliar.

Produk unggulan seperti sarang burung walet, kulit kambing, ikan, udang, rajungan, dan olahan kayu menjadi primadona di pasar Amerika dan Uni Eropa.

Pengembangan Kawasan Industri

Ia juga menyoroti pengembangan kawasan industri seperti KITB Batang, Kawasan Industri Kendal, dan sejumlah kawasan lainnya yang mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.

“Kami juga mendorong konektivitas antarwilayah seperti Soloraya, Semarang Raya, Pati Raya, hingga Banyumas Raya untuk pemerataan ekonomi,” jelasnya.

Program Rengganis Pintar

Terkait tren global ekonomi hijau, Gubernur memperkenalkan program Rengganis Pintar (Revitalisasi Green Industry untuk Peningkatan Ekspor Jawa Tengah) sebagai langkah nyata mendorong industri berkelanjutan.

“Uni Eropa dan negara lain tertarik karena kita sudah mulai menerapkan ekonomi hijau. Ini peluang besar yang harus kita tangkap,” ujarnya optimistis.

Harapan untuk Pelaku Usaha

Gubernur Luthfi berharap seluruh pelaku usaha di Jawa Tengah memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan ekspor dan memperkuat daya saing global.

“Tugas saya itu seperti manajer marketing, tukang jualan Jawa Tengah. Saya ingin dunia tahu bahwa Jawa Tengah siap bersaing,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Jateng Jadi Magnet Investasi dan Ekspor, Ini Langkah Ahmad Luthfi ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar