Jawaban Dirjendukcapil Soal KTP Indonesia untuk WNA Israel

Jawaban Dirjendukcapil Soal KTP Indonesia untuk WNA Israel

Kabar pemerintahan kembali mencuat. Mengenai Jawaban Dirjendukcapil Soal KTP Indonesia untuk WNA Israel, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penjelasan Dirjen Dukcapil Mengenai KTP-el yang Diduga Dimiliki Warga Negara Israel

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjendukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, memberikan respons terkait isu warga negara Israel bernama Aron Geller yang diduga memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) Indonesia. Informasi ini menyebar di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Teguh mengatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) secara nasional, nama Aron Geller tidak ditemukan. "Berdasarkan pengecekan di SIAK secara nasional, nama Aron Geller tidak ditemukan," ujar Teguh saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa Dinas Dukcapil Kabupaten Cianjur juga telah melakukan pemeriksaan terkait informasi tersebut. Hasilnya, nama Aron Geller tidak ada dalam sistem. Bahkan, pihak Ditjen Dukcapil Kemendagri juga melakukan pengecekan dan menyimpulkan bahwa nama tersebut tidak ditemukan.

Teguh menduga adanya kesalahan informasi yang beredar. Ia juga memperkirakan bahwa KTP yang disebut milik Aron Geller belum tentu asli. "Jika di media sosial diceritakan bahwa yang bersangkutan memiliki KTP-el Indonesia, bisa dipastikan KTP itu palsu," kata Teguh.

Selain itu, Teguh menyampaikan bahwa Polres Buleleng dan Polda Bali telah melakukan pemeriksaan beberapa bulan lalu dan tidak menemukan nama Aron Geller. Meskipun demikian, informasi ini masih terus didalami oleh pihak terkait.

"Jadi sekali lagi, nama Aron Geller, warga negara Israel yang diberitakan memiliki KTP Indonesia, tidak ada dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri," tegas Teguh.

Sebelumnya, isu tentang adanya warga negara Israel yang diduga memiliki KTP di Cianjur, Jawa Barat, viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, pemilik KTP tersebut adalah Aron Geller, yang diduga merupakan warga negara Israel. Alamatnya di Kampung Pasir Hayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Beberapa Fakta Terkait Isu Ini

  • Pengecekan Sistem Nasional: Nama Aron Geller tidak ditemukan dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) secara nasional.
  • Pemeriksaan Lokal: Dinas Dukcapil Kabupaten Cianjur juga melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan nama Aron Geller.
  • Kemungkinan KTP Palsu: Teguh menyatakan bahwa jika informasi tentang KTP Aron Geller beredar di media sosial, maka kemungkinan besar KTP tersebut palsu.
  • Penyelidikan oleh Pihak Berwajib: Polres Buleleng dan Polda Bali telah melakukan pemeriksaan sebelumnya, tetapi tidak menemukan nama Aron Geller.
  • Masih dalam Proses Penyelidikan: Meski sudah dilakukan pemeriksaan, informasi ini masih terus diteliti lebih lanjut.

Kesimpulan

Dari semua informasi yang telah diungkapkan, dapat disimpulkan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa Aron Geller memiliki KTP-el Indonesia. Pemeriksaan yang dilakukan oleh berbagai instansi menunjukkan bahwa nama tersebut tidak tercatat dalam sistem administrasi kependudukan nasional. Oleh karena itu, isu ini kemungkinan besar berasal dari informasi yang tidak akurat atau bahkan palsu. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial dan selalu merujuk pada sumber resmi untuk mendapatkan data yang akurat.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar