aiotrade, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengalami libur perdagangan pada akhir Desember 2025 seiring rangkaian hari libur nasional dan cuti bersama menjelang pergantian tahun 2025 menjadi 2026. Kondisi ini membutuhkan strategi dari investor saham dan pasar modal pada penghujung tahun.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pasar modal Indonesia akan mulai libur pada peringatan Hari Raya Natal yang jatuh pada Kamis, 25 Desember 2025. Pemerintah juga menetapkan Jumat, 26 Desember 2025 sebagai cuti bersama Natal. Kombinasi dua hari libur tersebut, ditambah akhir pekan pada 27–28 Desember 2025, menciptakan long weekend selama empat hari sekaligus libur panjang di pasar saham.
Rangkaian libur tersebut berlanjut hingga penutupan perdagangan akhir tahun. Bursa Efek Indonesia menetapkan Rabu, 31 Desember 2025 sebagai hari libur bursa. Selanjutnya, perdagangan juga tidak berlangsung pada Kamis, 1 Januari 2026 seiring libur Tahun Baru.
Bagi pekerja yang masih memiliki sisa cuti tahunan, libur akhir tahun berpotensi diperpanjang. Dengan mengambil cuti pada 29, 30, dan 31 Desember 2025, masyarakat dapat menikmati masa libur hingga 11 hari berturut-turut.
Berikut jadwal libur Bursa Efek Indonesia dan libur nasional pada akhir Desember 2025:
- Kamis, 25 Desember 2025: Hari Raya Natal
- Jumat, 26 Desember 2025: Cuti bersama Natal
- Sabtu–Minggu, 27–28 Desember 2025: Akhir pekan
- Rabu, 31 Desember 2025: Libur Bursa Efek Indonesia
- Kamis, 1 Januari 2026: Libur Tahun Baru
Pelaku pasar diharapkan mencermati kalender tersebut dalam menyusun strategi transaksi dan penyelesaian administrasi menjelang tutup buku akhir tahun.
Strategi untuk Investor Saat Libur Perdagangan
Libur perdagangan yang terjadi pada akhir tahun memberikan tantangan tersendiri bagi para investor. Berikut beberapa strategi yang bisa dipertimbangkan:
-
Menyusun rencana transaksi sebelum libur
Investor disarankan untuk merencanakan segala transaksi sebelum periode libur dimulai. Ini termasuk memastikan semua posisi yang ingin dibuka atau ditutup sudah siap. -
Memperhatikan risiko pasar saat kembali beroperasi
Setelah libur, pasar mungkin akan mengalami volatilitas tinggi karena banyaknya informasi yang terlewat selama masa libur. Investor perlu mempersiapkan diri dengan memantau berita dan data ekonomi yang relevan. -
Mengatur portofolio secara matang
Dengan adanya kepastian libur, investor bisa memanfaatkannya untuk mengevaluasi portofolio mereka dan melakukan penyesuaian sesuai tujuan investasi jangka panjang. -
Mempersiapkan administrasi keuangan
Selain transaksi, ada juga aspek administrasi seperti pembukuan dan pelaporan yang perlu diselesaikan sebelum libur. Hal ini penting agar tidak terganggu oleh kebijakan bursa selama masa libur.
Pengaruh Libur Terhadap Pasar Modal
Libur perdagangan yang terjadi pada akhir tahun tidak hanya memengaruhi investor, tetapi juga berdampak pada aktivitas pasar secara keseluruhan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
-
Kemungkinan penurunan volume perdagangan
Selama masa libur, jumlah transaksi cenderung menurun karena kurangnya partisipasi investor dan pedagang. -
Perubahan pola harga saham
Volatilitas harga saham bisa meningkat setelah libur karena adanya pergerakan besar yang terlewat selama masa libur. -
Perlu adanya persiapan untuk kembali beroperasi
Sebelum kembali bertransaksi, investor dan pelaku pasar perlu memastikan bahwa sistem dan alat yang digunakan dalam trading sudah siap dan stabil.
Rekomendasi untuk Masa Libur Panjang
Masa libur panjang yang terjadi di akhir tahun memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga. Namun, bagi pelaku pasar, ini juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi dan perencanaan lebih lanjut.
-
Manfaatkan waktu libur untuk belajar dan mengembangkan diri
Banyak investor menggunakan masa libur untuk membaca buku, mengikuti webinar, atau mengikuti pelatihan baru yang bisa meningkatkan pemahaman tentang pasar modal. -
Tetap waspada terhadap perkembangan pasar
Meskipun pasar sedang libur, informasi penting seperti laporan keuangan atau kebijakan pemerintah bisa saja dirilis. Investor perlu memantau sumber informasi yang terpercaya. -
Buat rencana keuangan jangka pendek dan panjang
Dengan liburan yang cukup panjang, investor bisa memanfaatkannya untuk menata kembali anggaran dan rencana investasi di masa depan.
Dengan memahami jadwal libur dan mempersiapkan strategi yang tepat, investor dapat mengoptimalkan waktu mereka selama masa libur dan kembali bertransaksi dengan lebih percaya diri.
Komentar
Kirim Komentar