
Pencanangan Kawasan Serdam sebagai Pusat Kuliner Kalimantan Barat
Kawasan Sungai Raya Dalam (Serdam) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, akan segera dicanangkan secara resmi sebagai Pusat Kuliner Kalimantan Barat. Pencanangan ini direncanakan akan dilakukan pada malam hari, Sabtu 20 Desember 2025. Acara pembukaan akan langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menjelaskan bahwa kawasan Serdam telah lama menjadi pusat aktivitas kuliner. Menurutnya, hampir semua jenis makanan bisa ditemukan di kawasan ini, terutama pada malam hari. “Tanpa kita poles sebenarnya sudah menjadi pusat kuliner. Mau cari makanan apa saja ada di situ ada,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat 19 Desember 2025.
Untuk memperkuat konsep Pusat Kuliner Kalimantan Barat, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa spot khusus yang akan digunakan oleh pelaku UMKM. "Konsepnya nanti akan ada beberapa spot yang kita siapkan," katanya. Namun, untuk sementara ini, spot tersebut masih menggunakan area yang dipinjam dari berbagai instansi dan perusahaan. Contohnya adalah Bank Kalbar, BCA, Daya Motor, Apotik, dan lain-lain. "Kalau tidak salah ada 5 atau 6 yang kita pinjam area depannya, itu kan kalau malam mereka tidak ada aktivitas," jelasnya.
Selain itu, makanan yang diperjualbelikan di kawasan ini telah melalui proses seleksi dan uji coba. "Jadi nanti satu spot itu bisa sampai 7-10 pelaku UMKM. Targetnya memang harus ada 10 spot di sepanjang kawasan itu," tambahnya.
Sujiwo yakin bahwa kawasan ini akan semakin ramai dan diminati pengunjung. Untuk mencapai hal tersebut, beberapa faktor penting seperti area parkir juga telah diperhatikan. "Jalannya kan sudah rapi, kemudian pelaku usaha juga sudah saya minta untuk mundur 7 meter, sehingga sudah lapang. Target kita nanti mungkin akan mundur lagi itu sampai mentok, jadi ada area clear," ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penggantian tenda dan gerobak pedagang yang tidak layak secara bertahap. Hal ini dilakukan agar kawasan kuliner terlihat lebih rapi dan tidak kumuh. “Kita ingin Serdam ini tertata dan enak dipandang,” pungkasnya.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Pencanangan kawasan Serdam sebagai Pusat Kuliner Kalimantan Barat bukan hanya sekadar upaya promosi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mengembangkan ekonomi lokal. Dengan adanya kawasan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM setempat. Selain itu, kawasan ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Barat.
Beberapa langkah proaktif telah dilakukan untuk memastikan keberhasilan kawasan ini. Mulai dari penataan ruang hingga pengadaan fasilitas pendukung. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat, diharapkan kawasan Serdam dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan pusat-pusat kuliner di Indonesia.
Adapun untuk masa depan, kawasan ini akan terus dikembangkan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan kenyamanan pengunjung. Dengan begitu, kawasan Serdam tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati makanan, tetapi juga menjadi tempat yang menyenangkan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
Komentar
Kirim Komentar