Kejuaraan Dunia 2025 - Jonatan Christie Kalah, Rival Dipermalukan Legenda Bulu Tangkis Malaysia

Kejuaraan Dunia 2025 - Jonatan Christie Kalah, Rival Dipermalukan Legenda Bulu Tangkis Malaysia

Jagat maya sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Kejuaraan Dunia 2025 - Jonatan Christie Kalah, Rival Dipermalukan Legenda Bulu Tangkis Malaysia. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Featured Image

Komentar Legenda Bulu Tangkis Malaysia terhadap Kekalahan Lee Zii Jia

Salah satu legenda bulu tangkis Malaysia, Rashid Sidek, memberikan pendapatnya mengenai kekalahan Lee Zii Jia di babak 64 besar Kejuaraan Dunia 2025. Lee Zii Jia kembali tampil dalam kompetisi ini setelah lama absen, namun hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Lee Zii Jia gagal melanjutkan perjalanan dalam turnamen tersebut setelah dikalahkan oleh Jeon Hyeok Jin dari Korea Selatan dalam dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 11-21. Hasil ini memicu berbagai reaksi dari publik, sebagian masih percaya pada kemampuan Lee, sementara banyak yang mengkritik performanya.

Rashid Sidek, yang merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah bulu tangkis Malaysia, memberikan analisis mendalam tentang permainan Lee Zii Jia. Menurutnya, gerakan Lee terlalu lambat dan kurang variasi dalam menyerang. Ia juga menyebut bahwa footwork Lee tidak cukup mulus, sehingga mengurangi efektivitas serangan.

"Gerakannya lambat, footwork-nya kurang mulus, dan dia kurang variatif dalam menyerang," ujarnya. "Ketika Anda sudah berbulan-bulan absen dari turnamen, ritme dan kelincahan Anda secara alami menurun."

Ia menambahkan bahwa di tunggal putra, setiap langkah sangat penting. Meskipun smash khas Lee masih terasa tajam, Rashid menyebut bahwa pukulan itu terlalu jarang digunakan. Hal ini membuat peluang Lee untuk menang semakin tipis.

Selain Rashid Sidek, Performance Director Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Datuk James Selvaraj, juga memberikan komentarnya. Menurutnya, kekalahan Lee Zii Jia menghilangkan kesempatan emas yang bisa saja dimanfaatkannya.

Jika Lee berhasil mengalahkan Jeon Hyeok Jin, maka ia akan menghadapi Yushi Tanaka di babak selanjutnya. Kondisi undian dianggap cukup menguntungkan baginya, karena Li Shi Feng telah tersingkir sebelumnya. Namun, Lee justru gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Shi Feng kalah, jadi seandainya Zii Jia mengalahkan Hyeok Jin, dia akan menghadapi pemain Jepang itu di babak selanjutnya," kata James. "Undian terbuka untuknya, tetapi dia tidak bisa memanfaatkannya."

Lee Zii Jia memiliki rekor pertemuan yang baik dengan Yushi Tanaka, yaitu satu kemenangan tanpa balas (1-0). Namun, performa yang kurang optimal di Kejuaraan Dunia 2025 membuat peluang tersebut hilang begitu saja.

Dari berbagai analisis dan komentar yang muncul, terlihat bahwa kekalahan Lee Zii Jia bukan hanya sekadar kegagalan teknis, tetapi juga menjadi evaluasi penting bagi masa depannya sebagai atlet bulu tangkis Malaysia. Dengan waktu yang cukup panjang untuk persiapan, Lee perlu meningkatkan performanya agar dapat kembali bersinar di ajang-ajang internasional.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar