Kekayaan Musk Melonjak Rp 12,5 Triliun, Bisa Bangun 111 Kereta Cepat Whoosh

Kekayaan Musk Melonjak Rp 12,5 Triliun, Bisa Bangun 111 Kereta Cepat Whoosh

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Kekayaan Musk Melonjak Rp 12,5 Triliun, Bisa Bangun 111 Kereta Cepat Whoosh menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Elon Musk Kembali Mencetak Rekor sebagai Orang Terkaya di Dunia

Elon Musk kembali mencatatkan pencapaian luar biasa dalam daftar orang terkaya di dunia. Nilai kekayaannya mengalami lonjakan yang signifikan, sehingga membuatnya semakin mendekati status sebagai triliuner pertama di dunia. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Musk tetap menjadi tokoh penting dalam dunia bisnis dan teknologi.

Lonjakan kekayaan Musk terjadi setelah Mahkamah Agung Negara Bagian Delaware mengambil keputusan untuk mengembalikan paket opsi saham Tesla yang sebelumnya dibatalkan. Putusan ini berkaitan dengan kompensasi berbasis saham Tesla tahun 2018 senilai 139 miliar dolar AS yang sempat dibatalkan sebelumnya. Dalam paket tersebut, Musk awalnya memperoleh opsi saham Tesla senilai sekitar 56 miliar dolar AS pada saat diberikan.

Namun, pada tahun 2024, pengadilan tingkat bawah membatalkan kompensasi itu dengan alasan nilai yang diberikan dinilai tidak masuk akal. Setelah persidangan selama lima hari di Mahkamah Agung Delaware, Hakim Kathaleen McCormick menyimpulkan bahwa direksi Tesla memiliki konflik kepentingan. Selain itu, beberapa fakta penting tidak diungkapkan kepada pemegang saham saat pemungutan suara dilakukan.

Mahkamah Agung Delaware menilai bahwa pembatalan paket tersebut justru membuat Musk tidak mendapat kompensasi yang layak atas waktu dan usahanya selama enam tahun. Pengadilan juga menyatakan bahwa putusan hakim sebelumnya tidak adil dan tidak patut.

Berdasarkan indeks miliarder Forbes, kekayaan bersih CEO Tesla tersebut meningkat menjadi 749 miliar dolar AS atau sekitar Rp 12.506 triliun pada Jumat (19/12/2025) waktu setempat. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dari kekayaan Musk dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan jumlah kekayaan yang dimilikinya, Musk bisa membangun sejumlah besar proyek infrastruktur seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sekitar Rp 112 triliun, dan dengan kekayaan Musk, ia mampu membangun sekitar 111 kereta cepat serupa Whoosh di seluruh dunia.

Selain itu, kekayaan Musk menjadikannya sebagai orang pertama yang melampaui ambang batas kekayaan 700 miliar dolar AS atau sekitar Rp 11.687 triliun secara global. Posisi Musk semakin jauh meninggalkan pesaing terdekatnya, pendiri Google Larry Page, dengan selisih kekayaan sekitar 500 miliar dolar AS atau sekitar Rp 8.348 triliun, menurut laporan Forbes.

Fakta Penting tentang Kenaikan Kekayaan Musk

  • Penetapan Mahkamah Agung Delaware memberikan dampak besar terhadap posisi Musk dalam daftar orang terkaya.
  • Putusan pengadilan mengungkap adanya konflik kepentingan dalam pemberian kompensasi saham Tesla.
  • Keputusan ini memperkuat posisi Musk sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di dunia.
  • Kenaikan kekayaan Musk mencerminkan pertumbuhan bisnis Tesla dan visi Musk dalam bidang teknologi dan inovasi.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Kekayaan Musk Melonjak Rp 12,5 Triliun, Bisa Bangun 111 Kereta Cepat Whoosh ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar