
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Perjalanan Theo Hernandez di AC Milan
Theo Hernandez pernah datang ke sentra latihan AC Milan dengan mengenakan jersey Paolo Maldini. Beberapa orang tidak menyukai tindakan ini. Pada suatu hari, ia memutuskan untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Al Hilal, sebuah klub asal Arab Saudi, pada bursa transfer musim panas 2025.
Perpisahan Theo Hernandez dengan AC Milan tidak berjalan mulus. Setelah resmi meninggalkan Milan, ia membuat unggahan di Instagram yang terkesan menyindir manajemen tim yang dipimpin oleh Gerry Cardinale dan CEO Giorgio Furlani. Ia menulis, "Arah yang diambil klub dan beberapa keputusannya tidak mencerminkan nilai-nilai dan ambisi yang membawa saya ke sini."
Dalam wawancara dengan media Italia, La Gazzetta dello Sport, Theo Hernandez menjelaskan maksud dari unggahannya tersebut. "Itu benar. Saat saya tiba, klub ini memiliki Ricky Massara, Zvonimir Boban, dan Paolo Maldini, idola saya," ujarnya.
Kehadiran Paolo Maldini di AC Milan
Paolo Maldini, eks Direktur Teknik Milan, adalah sosok yang membawa Theo Hernandez ke kubu Rossoneri. Ia dibeli dari Real Madrid. Maldini bahkan rela terbang ke Ibiza untuk berbicara langsung dengan Theo Hernandez yang sedang menjalani liburan pada 2019 silam.
Intuisi Maldini kepada Theo Hernandez tidak salah. Ia tumbuh sebagai bek kiri andalan Milan ketika menjuarai Liga Italia 2021-2022. Theo Hernandez juga dikenal sebagai bek tertajam AC Milan. Namun, kisahnya dengan Milan selesai setelah musim 2024-2025 berakhir.
Performa yang Menurun
Performanya di musim 2024-2025 menurun drastis. Ia dianggap menjadi kambing hitam tersingkirnya Milan di Liga Champions musim lalu akibat kartu merah di partai melawan Feyenoord. Selain itu, Theo Hernandez juga memicu kontroversi ketika ogah menepi bersama Rafael Leao pada momen cooling break laga Serie A 2024-2025 melawan Lazio.
Perubahan di AC Milan Tanpa Maldini
Theo Hernandez merasakan suasana di Milan berbeda setelah Paolo Maldini dipecat pada Juni 2023 silam. "Ibra (Zlatan Ibrahimovic) adalah pemain top, tetapi setelah Paolo pergi, semuanya berubah menjadi lebih buruk," ujar Theo Hernandez.
Maldini dipecat karena dianggap bertanggung jawab atas sejumlah transaksi transfer kurang apik Milan di musim 2022-2023, salah satunya perekrutan Charles De Ketelaere. Pemecatan dilakukan setelah Maldini berbicara empat mata dengan bos besar Milan, Gerry Cardinale.
Guncangan di AC Milan
Kepergian Maldini meninggalkan lubang di sisi manajerial AC Milan. Rossoneri tak punya figur yang benar-benar kompeten untuk mengisi pos Direktur Teknik hingga kemudian manajemen menyadari hal itu dan mengangkat Igli Tare jelang musim 2025-2026.
Setelah finis di posisi dua pada musim 2023-2024, Milan terguncang hebat di Liga Italia 2024-2025 dan hanya menempati peringkat delapan. Musim lalu, Rossoneri sempat diasuh dua pelatih berbeda, yakni Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao.
Pengaruh Maldini dalam Karier Theo Hernandez
Tak hanya Milan, Theo Hernandez juga merasa hilang arah tanpa Maldini yang juga menjadi mentor. "Saya merasa kebingungan. Musim lalu, Calabria dan saya datang ke Milanello mengenakan jersey Paolo, dan sebagian orang tidak menyukainya," kata Theo Hernandez.
Pemecatan Paolo Maldini pada 2023 memang di luar perkiraan, mengingat status Maldini sebagai bandiera alias simbol atau bendera Milan. Semasa bermain, Maldini berjasa mengantar Rossoneri meraih lima gelar Liga Champions dan tujuh scudetto.
"Mereka merobek sebuah simbol tanpa alasan. Selain Ibra, kurangnya semangat Milan sangat terasa," ucap Theo turut menyinggung Zlatan Ibrahimovic yang kemudian berperan sebagai penasihat senior Red Bird usai pensiun.
Harapan Theo Hernandez untuk Kembali ke Milan
Theo Hernandez mengaku hanya ingin membela AC Milan jika suatu saat dirinya kembali lagi ke Liga Italia. Namun, ia punya syarat tertentu untuk pulang ke kubu Rossoneri. "Sekarang saya ingin menang di sini (Al Hilal). Tetapi selama orang-orang tertentu masih ada di sini (di Milan), saya tidak akan kembali," tutur Theo Hernandez.
Komentar
Kirim Komentar