
Kolaborasi Proton FC dan AFP Jawa Barat dalam Pembinaan Futsal Pelajar
Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, menyatakan bahwa kerja sama antara Proton FC dan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat dalam penyelenggaraan Proton Super Cup telah memasuki tahun kedua. Turnamen ini berjalan dengan baik dan menjadi wadah strategis dalam pembinaan futsal pelajar, khususnya bagi siswa SMP dan SMA di Jawa Barat.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Menurut Thony, kompetisi futsal usia pelajar tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi harus mampu membangun mental bertanding, winner mentality, serta membentuk karakter atlet sejak dini.
“Usia SMP dan SMA merupakan fase penting dalam pembentukan mental dan karakter. Mereka membutuhkan kompetisi yang sehat dan berkualitas, bukan sekadar soal menang,” ujar Thony saat ditemui di GOR Futsal ITB, Jatinangor, Sumedang, Minggu (21/12/2025).
Ia menekankan bahwa pekerjaan rumah untuk mencetak atlet berprestasi harus dimulai dari akar rumput. Pembinaan usia dini menjadi fondasi utama dalam menciptakan atlet futsal yang siap bersaing di level lebih tinggi.
“Atlet berprestasi harus dibangun dari bawah. Karena itu, pelajar perlu mendapatkan treatment yang tepat, terutama melalui kompetisi yang terstruktur,” katanya.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Proton FC menjalin kolaborasi dengan AFP Jawa Barat dalam penyelenggaraan Proton Super Cup. Thony menyebut turnamen ini telah masuk kalender tahunan dan diharapkan dapat terus berlangsung secara berkesinambungan.
“Ini sudah menjadi agenda tahunan. Harapannya, pada 2026 kami masih bisa bekerja sama lagi dengan AFP untuk mendorong pembinaan futsal pelajar,” ujarnya.
Thony juga menilai Jawa Barat sebagai salah satu lumbung talenta futsal nasional. Potensi besar yang dimiliki daerah ini, menurutnya, harus diimbangi dengan pembinaan yang serius dan berkelanjutan agar dapat berkembang secara maksimal.
“Saya yakin Jawa Barat adalah gudangnya talenta futsal. Karena itu, dibutuhkan pembinaan yang luar biasa. Kami berterima kasih kepada AFP yang terus memberi ruang kolaborasi,” ucapnya.
Dari sisi klub, Thony menegaskan bahwa Proton FC memiliki tanggung jawab moral dalam pembinaan atlet muda. Selain memberikan kontribusi bagi daerah, pembinaan usia dini juga menjadi kebutuhan klub dalam menyiapkan regenerasi pemain di masa depan.
“Beberapa tahun ke depan, tim pasti membutuhkan atlet-atlet berkualitas. Pembinaan sejak dini adalah fondasi yang sangat penting,” jelasnya.
Program pembinaan ini dinilai menjadi modal besar bagi Proton FC untuk bersaing di level profesional. Ke depan, Proton FC menargetkan dapat tampil di Pro Futsal League 2, bahkan Pro Futsal League 1 apabila kesempatan tersebut terbuka.
“Kami sudah memiliki fondasi sumber daya manusia atlet dari Jawa Barat. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk bersaing ke depannya,” kata Thony.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Proton Super Cup juga menghadirkan sejumlah inovasi baru. Thony memastikan evaluasi akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas kompetisi, baik dari sisi teknis maupun pembinaan.
“Insya Allah kami akan terus belajar dari pelaksanaan sebelumnya, mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki, dan menghadirkan kompetisi yang semakin sehat serta berkualitas,” pungkasnya.
Inovasi dalam Proton Super Cup Tahun Ini
-
Peningkatan Kualitas Kompetisi
Proton Super Cup tahun ini menghadirkan berbagai inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Evaluasi terhadap penyelenggaraan sebelumnya menjadi dasar untuk memperbaiki aspek teknis dan pembinaan. -
Pembenahan Sistem Penyelenggaraan
Pihak Proton FC berkomitmen untuk terus membenahi sistem penyelenggaraan turnamen. Hal ini dilakukan agar kompetisi tetap sehat dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi peserta. -
Pengembangan Mental Atlet
Selain peningkatan teknis, Proton Super Cup juga fokus pada pengembangan mental atlet. Dengan demikian, para pelajar tidak hanya belajar bermain futsal, tetapi juga belajar cara bertanding dengan baik.
Peran Proton FC dalam Pembinaan Atlet Muda
Proton FC tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada pembinaan atlet muda. Menurut Thony, klub memiliki tanggung jawab moral untuk membantu pengembangan bakat-bakat lokal.
-
Membangun Regenerasi Pemain
Dengan pembinaan usia dini, Proton FC berusaha mempersiapkan regenerasi pemain yang berkualitas. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kelangsungan klub di masa depan. -
Kontribusi untuk Daerah
Selain itu, Proton FC juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi daerah. Melalui program pembinaan, klub berharap dapat menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang bisa mewakili Jawa Barat di level nasional.
Visi Proton FC untuk Masa Depan
Proton FC memiliki visi jangka panjang dalam pengembangan futsal di Jawa Barat. Salah satu target utamanya adalah untuk bisa tampil di Pro Futsal League 1, jika kesempatan terbuka.
-
Mencapai Level Profesional
Dengan fondasi yang kuat, Proton FC berharap dapat bersaing di level profesional. Pembinaan usia dini menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan ini. -
Mengoptimalkan Potensi Lokal
Proton FC percaya bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar dalam dunia futsal. Oleh karena itu, klub berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi lokal melalui berbagai program pembinaan.
Komentar
Kirim Komentar