Kredit Pintar Dukung UMKM di Fin Expo 2025

Kredit Pintar Dukung UMKM di Fin Expo 2025

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Kredit Pintar Dukung UMKM di Fin Expo 2025 tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Fin Expo 2025

Industri keuangan di Indonesia terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan. Salah satu inisiatif penting adalah Financial Expo (Fin Expo) 2025, yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kelompok Kerja Inklusi Keuangan (Pokja Inklusi Keuangan). Kegiatan ini digelar di Surabaya, Jawa Timur, sebagai puncak perayaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025.

Fin Expo 2025 bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan serta memperluas inklusi keuangan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan menghadirkan berbagai pelaku industri keuangan, acara ini menjadi wadah untuk memperkenalkan layanan keuangan digital yang mudah diakses dan ramah pengguna.

Salah satu perusahaan teknologi finansial (fintech) yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Kredit Pintar. Perusahaan ini baru-baru ini menandatangani kerjasama dengan Komunitas Sahabat UMKM (SUMKM), sebuah organisasi yang fokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dukungan teknologi finansial yang aman dan inklusif bagi para pelaku UMKM.

Menurut Sekretaris Jenderal SUMKM, Faisal HB, kerjasama ini merupakan langkah penting untuk membantu pelaku UMKM berkembang. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM bisa tumbuh dengan dukungan layanan finansial yang mudah diakses,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Kasim, menjelaskan bahwa sinergi dengan SUMKM bertujuan untuk memperkuat ekosistem finansial yang berkelanjutan. “Layanan keuangan digital dapat menjadi solusi yang inklusif, mudah dijangkau, serta aman digunakan,” tambahnya.

Data Penting dari BIK 2025

Selama periode BIK 2025, tercatat sebanyak 5.182 kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang dilaksanakan. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah dan pelaku industri keuangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manajemen keuangan.

Jumlah peserta edukasi keuangan juga meningkat signifikan, yaitu sebanyak 10,87 juta orang. Ini merupakan peningkatan sebesar 67,87% dibandingkan BIK tahun lalu. Selain itu, akses keuangan baru juga terbuka melalui berbagai rekening dan layanan keuangan.

Beberapa data penting yang tercatat antara lain:
3,55 juta rekening perbankan baru
1,47 juta rekening pinjaman perusahaan pembiayaan baru
720.000 akun fintech baru
951.000 polis asuransi baru
643.000 rekening pasar modal baru
5,01 juta rekening pergadaian baru

Selain itu, kegiatan BIK 2025 berhasil menjangkau 180 desa tertinggal yang tersebar di 73 Kabupaten/Kota di wilayah 3T (Terpencil, Terluar, dan Tertinggal).

Penyaluran Pinjaman Kredit Pintar

Sepanjang tahun 2024, Kredit Pintar telah menyalurkan pinjaman hingga lebih dari Rp 8,8 triliun. Sejak berdiri pada tahun 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp 58,1 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan pesat perusahaan dalam mendukung kebutuhan finansial masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Dengan berbagai inisiatif seperti Fin Expo 2025 dan kerjasama dengan komunitas seperti SUMKM, Kredit Pintar terus berkomitmen untuk memperluas akses keuangan secara inklusif dan berkelanjutan.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Ikuti terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar