
Kinerja PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) pada Kuartal III-2025
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pada kuartal III-2025, kinerja PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) terpantau menurun secara signifikan. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perusahaan, pendapatan PSKT pada akhir September 2025 mencapai Rp 37,69 miliar, mengalami penurunan sebesar 4,16% secara tahunan (year-on-year/YoY). Penurunan ini terjadi karena sebagian besar pos pendapatan mengalami penurunan.
Berikut rincian penurunan pendapatan:
- Pendapatan kamar turun 3,60% YoY menjadi Rp 33,43 miliar
- Pendapatan makanan dan minuman turun 36,20% YoY menjadi Rp 1,59 miliar
- Pendapatan sewa ruang turun 5,35% YoY menjadi Rp 587,28 juta
- Pendapatan pembatalan turun 30,28% YoY menjadi Rp 254,73 juta
Namun, dua pos pendapatan lainnya masih berhasil tumbuh, yaitu:
- Pendapatan service manajemen meningkat pesat sebesar 281,46% YoY menjadi Rp 822,37 juta
- Pendapatan penjualan lain-lain naik 5,44% YoY menjadi Rp 1,01 miliar
Dengan beban langsung perusahaan yang stabil di level Rp 19,04 miliar atau turun 6,71% YoY, laba kotor perusahaan hanya terkoreksi tipis sebesar 1,41% menjadi Rp 18,65 miliar.
Meskipun demikian, beban usaha perusahaan meningkat, terutama beban umum dan administrasi yang naik 10,29% YoY menjadi Rp 26,46 miliar. Hal ini menyebabkan perusahaan mencatatkan rugi operasi sebesar Rp 7,81 miliar, naik dari posisi Rp 5,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, pendapatan bunga PSKT juga turun 43,06% YoY menjadi hanya Rp 19,10 juta. Sementara itu, rugi selisih kurs-bersih membengkak 400,28% YoY menjadi Rp 9,05 juta. Meski beban keuangan turun 36,74% YoY menjadi Rp 672,47 juta, rugi sebelum pajak tercatat sebesar Rp 8,15 miliar, naik dari posisi rugi Rp 5,75 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Ditambah dengan penurunan beban pajak tangguhan sebesar 1,54% YoY menjadi Rp 192,71 juta, rugi periode berjalan per kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp 7,96 miliar, naik dari posisi rugi Rp 5,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu atau naik 43,23% YoY.
Posisi Neraca Perusahaan
Dari sisi neraca, hingga 30 September 2025, total aset PSKT tercatat sebesar Rp 384,62 miliar. Posisi ini turun dari Rp 393,11 miliar pada 31 Desember 2024.
Rincian aset:
- Aset lancar turun dari Rp 13,15 miliar pada akhir Desember 2024 menjadi Rp 10,54 miliar per akhir September 2025
- Aset tidak lancar turun dari Rp 379,95 miliar pada akhir Desember 2024 menjadi Rp 374,07 miliar per akhir September 2025
Sementara jumlah liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp 59,30 miliar per 30 September 2025, turun tipis dari Rp 59,82 miliar pada 31 Desember 2024. Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 325,32 miliar per 30 September 2025, turun dari Rp 333,28 miliar pada 31 Desember 2024.
Komentar
Kirim Komentar