
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Tren Masyarakat Padang dalam Mengumpulkan Sampah untuk Ditukar Emas
Di Kota Padang, Sumatra Barat, kini banyak masyarakat yang mulai memburu keberadaan Bank Sampah Panca Daya. Program ini menawarkan solusi unik yaitu menukarkan sampah menjadi emas, yang kini semakin diminati karena kenaikan harga emas. Banyak orang melihat peluang ini sebagai cara untuk menabung tanpa harus mengorbankan keuangan keluarga.
Herry, salah satu warga yang telah membuka rekening tabungan emas melalui program di Bank Sampah Panca Daya, mengatakan bahwa menabung emas saat ini adalah pilihan yang tepat. Ia awalnya ragu untuk ikut, namun setelah melihat harga emas yang terus meningkat, ia pun percaya diri untuk bergabung dengan program ini.
“Saya tidak hanya menabung dari nilai sampah yang ditukarkan saja, tapi juga menambahkan sedikit uang belanja saya ke dalam tabungan emas. Ini agar pundi-pundi emas saya bisa semakin besar,” jelas Herry.
Ia menjelaskan bahwa sampah-sampah yang sering ditukarkan ke Bank Sampah Panca Daya berupa barang bekas yang lama menumpuk di gudang. Untuk menambah jumlah sampah, ia juga mencari barang bekas di rumah tetangga.
“Barang bekas di rumah saya tidak terlalu banyak. Jadi, saya mencari ke tetangga secara perlahan, dan akhirnya bisa terkumpul cukup banyak,” tambahnya.
Herry mengaku ingin meningkatkan tabungan emasnya secara bertahap. Baginya, program ini merupakan kesempatan baik untuk memiliki tabungan emas tanpa harus mengurangi keuangan rumah tangganya.
“Saya datang ke Bank Sampah Panca Daya setiap pekan. Biasanya jumlah sampah yang saya bawa sekitar satu hingga dua kilogram. Nilainya cukup untuk menambah tabungan emas saya,” ujarnya.
Kenaikan Pengguna dan Kesadaran Masyarakat
Direktur Bank Sampah Panca Daya, Mina Dewi Sukmawati, menyebutkan bahwa saat ini terjadi peningkatan jumlah nasabah yang mengikuti program tukar sampah jadi emas. Hal ini didorong oleh naiknya nilai tukar sampah serta meningkatnya kesadaran masyarakat.
“Selain itu, fenomena baru saat ini adalah adanya keluarga muda yang mulai mendaftar sebagai nasabah,” katanya.
Menurut Dewi, jumlah nasabah yang sudah membuka rekening tabungan emas mencapai 6.570 orang. Angka ini membuat jumlah gramasi emas yang disimpan juga meningkat.
“Nasabah memiliki pola tertentu dalam pengelolaan tabungan emas. Misalnya, pada saat lebaran atau masuk sekolah, terjadi penarikan dana, sehingga jumlah tabungan menurun. Namun, setelah momen tersebut berlalu, jumlah tabungan kembali naik,” jelasnya.
Dewi mengatakan bahwa angka 6.570 nasabah ini masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kota Padang. Saat ini, mayoritas nasabah berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, Bank Sampah Panca Daya terus melakukan edukasi kepada masyarakat secara lebih luas.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan edukasi tentang manfaat dan keunggulan tabungan emas. Kami juga merencanakan untuk memperluas layanan kepada masyarakat,” tegas Dewi.
Edukasi dan Literasi yang Dilakukan
Edukasi dan literasi yang dilakukan Bank Sampah Panca Daya dilakukan setiap tahun, dengan jadwal khusus setiap tiga bulan. Dalam periode September hingga Oktober 2025, bank ini berhasil mengedukasi 1.500 masyarakat, dari jumlah tersebut, sebanyak 500 orang telah membuka rekening tabungan emas.
“Saya melihat dampak edukasi ini sangat besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjual sampah ke Bank Sampah Panca Daya,” ujar Dewi.
Bank Sampah Panca Daya akan terus memperluas layanan dan jangkauannya ke masyarakat, sehingga program dari Pegadaian ini dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di Padang.
Harga Emas Saat Ini
Pada Kamis (23/10), harga emas di Pasar Padang mencapai Rp2.326 per gram untuk emas batangan. Sementara itu, harga emas perhiasan juga mengalami kenaikan, mencapai Rp5,8 juta per emas/2,5 gram.
Komentar
Kirim Komentar