Masyarakat Paroki Sempan Mimika Bersiap Rayakan Natal dengan Gotong Royong

Masyarakat Paroki Sempan Mimika Bersiap Rayakan Natal dengan Gotong Royong

Informasi terkini hadir untuk Anda. Mengenai Masyarakat Paroki Sempan Mimika Bersiap Rayakan Natal dengan Gotong Royong, berikut adalah data yang berhasil kami rangkum dari lapangan.
Masyarakat Paroki Sempan Mimika Bersiap Rayakan Natal dengan Gotong Royong

Persiapan Ibadah Natal di Gereja Paroki St Stefanus Sempan

Menjelang perayaan Natal, aktivitas di Gereja Paroki St Stefanus Sempan, Mimika, semakin ramai. Berbagai persiapan dilakukan untuk memastikan kelancaran ibadah Natal yang diperkirakan akan dihadiri ribuan umat.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pastor Paroki St Stefanus Sempan, Gabriel Ngga OFM, menjelaskan bahwa saat ini umat dan panitia sedang sibuk dengan latihan paduan suara, baik untuk koor dewasa maupun anak-anak, guna memeriahkan perayaan Natal.

“Selain latihan koor, kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung seperti pemasangan lampu-lampu agar gereja lebih terang dan ibadah dapat berjalan dengan baik,” ujar Pastor Gabriel saat ditemui di Gereja Paroki St Stefanus Sempan, Senin (22/12/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa pihak gereja berencana mengirimkan surat kepada PLN agar mendapat perhatian khusus terkait pasokan listrik saat malam Natal. “Nanti kami akan bersurat ke PLN supaya pada malam Natal tidak terjadi pemadaman listrik,” tambahnya.

Selain itu, panitia juga menyiapkan halaman gereja serta tenda tambahan untuk menampung umat yang biasanya membludak saat ibadah Natal. Di pusat Paroki St Stefanus Sempan, ibadah Natal pada 25 Desember akan dilaksanakan dua kali, yakni pukul 16.30 WIT dan pukul 19.00 WIT.

Sementara itu, ibadah Natal di sejumlah stasi seperti SP 1 dan Nawaripi akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WIT. Pastor Gabriel mengakui bahwa keterbatasan jumlah imam menjadi tantangan tersendiri.

“Kami kekurangan imam, sehingga kami meminta bantuan satu imam tamu dari Jayapura. Dengan begitu, total ada empat imam yang melayani misa Natal hingga Tahun Baru,” jelasnya.

Terkait keamanan, pihak gereja akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta melibatkan kelompok keamanan internal seperti THS dan THM untuk membantu menjaga ketertiban selama rangkaian ibadah berlangsung.

Adapun persoalan parkir menjadi salah satu kendala utama karena tingginya jumlah umat yang hadir. Untuk mengatasi hal tersebut, panitia Natal berupaya menggunakan halaman sekolah dasar yang berada di sebelah gereja sebagai lokasi tambahan parkir kendaraan.

“Kami berharap dengan pengaturan ini, umat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” tutup Pastor Gabriel.

Persiapan Lengkap untuk Perayaan Natal

Gereja Paroki St Stefanus Sempan telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan ibadah Natal berjalan lancar dan nyaman bagi para umat. Beberapa hal yang telah dipersiapkan antara lain:

  • Latihan Koor: Umat dan panitia tengah disibukkan dengan latihan paduan suara, baik untuk kelompok koor dewasa maupun anak-anak, guna memeriahkan perayaan Natal.
  • Fasilitas Pendukung: Pihak gereja akan menyiapkan lampu-lampu untuk membuat gereja lebih terang dan memastikan ibadah berjalan dengan baik.
  • Pemadaman Listrik: Surat telah dikirim ke PLN untuk memastikan tidak ada pemadaman listrik saat malam Natal berlangsung.
  • Tenda Tambahan: Halaman gereja dan tenda tambahan disiapkan untuk menampung umat yang biasanya membludak saat ibadah Natal.
  • Jadwal Ibadah: Ibadah Natal akan dilaksanakan dua kali di pusat paroki, yaitu pukul 16.30 WIT dan pukul 19.00 WIT. Sementara di beberapa stasi, ibadah dilaksanakan pada pukul 19.00 WIT.

Bantuan Imam Tamu

Keterbatasan jumlah imam menjadi tantangan tersendiri dalam merayakan Natal. Oleh karena itu, gereja mendatangkan satu imam tamu dari Jayapura untuk membantu melayani misa Natal hingga Tahun Baru. Dengan bantuan imam tamu tersebut, total imam yang melayani misa Natal adalah empat orang.

Keamanan dan Pengaturan Parkir

Untuk menjaga keamanan selama rangkaian ibadah, pihak gereja bekerja sama dengan aparat kepolisian dan melibatkan kelompok keamanan internal seperti THS dan THM. Selain itu, masalah parkir menjadi salah satu kendala utama karena tingginya jumlah umat yang hadir. Untuk mengatasi hal tersebut, panitia Natal berupaya menggunakan halaman sekolah dasar yang berada di sebelah gereja sebagai lokasi tambahan parkir kendaraan.


Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Masyarakat Paroki Sempan Mimika Bersiap Rayakan Natal dengan Gotong Royong. Semoga menambah wawasan Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar