Stabilnya Harga Ayam dan Cabai, Kementerian Perdagangan Pastikan Kesejahteraan Konsumen
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa harga ayam ras dan cabai nasional saat ini masih stabil dengan posisi di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia menjelaskan, rata-rata harga ayam ras saat ini berada di angka Rp39.200 per kilogram dari HET Rp40.000. Untuk cabai, harga rata-rata nasional tercatat Rp52.900 per kilogram dari HET Rp55.000.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kedua komoditas tersebut sempat mengalami penurunan tajam, namun kini berada pada level yang dianggap ideal bagi produsen dan konsumen. “Ayam ras HET-nya Rp40 ribu, sekarang harga rata-rata nasional Rp39.200. Cabai HET-nya Rp55 ribu, saat ini harganya Rp52.900, jadi masih di bawah HET,” ujar Budi di Jakarta.
Budi menilai, pergerakan harga tersebut masih berada dalam rentang wajar. Pemerintah akan terus menjaga stabilitas melalui langkah-langkah pengendalian di lapangan agar fluktuasi tidak berdampak pada beban masyarakat maupun pelaku usaha.

Pedagang telur ayam melayani pembeli di Pasar Kosambi, Kota Bandung. - (Edi Yusuf)
Selain memantau dua komoditas utama tersebut, Kementerian Perdagangan juga mencatat tren penurunan harga beras. Berdasarkan pantauan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga beras secara nasional cenderung menurun dari bulan ke bulan dan dari hari ke hari.
Kementerian dan lembaga terkait telah menyepakati pelaksanaan operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di sejumlah wilayah yang masih mencatat kenaikan terbatas. Budi menegaskan, upaya kolaboratif lintas sektor menjadi kunci agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Pada saat yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan pengendalian harga pangan dilakukan melalui kolaborasi lintas lembaga yang melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, Perum Bulog, serta Kemendag. Hal ini demi memastikan harga beras dan komoditas strategis lainnya tetap berada di bawah HET. Setiap distributor, pedagang, serta pengecer diimbau menaati regulasi tersebut.
Langkah-Langkah Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga
Pemerintah melakukan beberapa langkah penting untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Beberapa di antaranya adalah:
- Operasi pasar yang dilakukan di berbagai wilayah untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga harga tetap terjangkau.
- Pengawasan ketat terhadap para pelaku usaha, termasuk distributor, pedagang, dan pengecer, agar tidak menaikkan harga melebihi batas yang ditetapkan.
- Koordinasi lintas sektor antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, serta lembaga seperti Perum Bulog dan kepolisian untuk memastikan kebijakan dapat diterapkan secara efektif.
- Pemantauan pasar secara berkala menggunakan sistem SP2KP untuk mendapatkan data terkini tentang pergerakan harga dan pasokan.
Peran Petani dan Produsen dalam Menjaga Kestabilan Pasokan
Selain upaya pemerintah, peran petani dan produsen juga sangat penting dalam menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok. Dengan produksi yang stabil dan distribusi yang efisien, harga bisa tetap terkendali. Selain itu, para petani dan produsen juga harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar tidak terjadi gejolak harga yang merugikan konsumen.
Dampak Fluktuasi Harga Terhadap Masyarakat
Fluktuasi harga bahan pokok dapat berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa kesulitan finansial.
Kesiapan Pemerintah Menghadapi Potensi Kenaikan Harga
Meskipun saat ini harga ayam, cabai, dan beras relatif stabil, pemerintah tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga di masa depan. Untuk itu, berbagai skenario telah dipersiapkan, termasuk rencana operasi pasar tambahan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, pemerintah berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terjaga dan masyarakat tetap nyaman dalam memenuhi kebutuhan harian.
Komentar
Kirim Komentar