Nadya, Penari Balet Berkebutuhan Khusus dengan Bisnis Kuliner

Nadya, Penari Balet Berkebutuhan Khusus dengan Bisnis Kuliner

Dunia hiburan kembali membuat heboh netizen. Kali ini beredar kabar tentang Nadya, Penari Balet Berkebutuhan Khusus dengan Bisnis Kuliner yang ramai dibahas. Cek faktanya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peran Keluarga dalam Mengembangkan Bakat Anak dengan Down Syndrome

Oktober diperingati sebagai Bulan Kesadaran Down Syndrome. Ini menjadi momen penting untuk menunjukkan kepedulian kepada penyandang down syndrome. Memberikan ruang bagi mereka agar bisa tampil lebih percaya diri. Tak sedikit dari mereka memiliki bakat yang luar biasa, mulai dari kemampuan menari, melukis, hingga memasak.

Luisa Nadya Rafaelah Tanjaya adalah salah satu penyandang down syndrome di Surabaya yang memiliki bakat luar biasa. Gadis berusia 29 tahun ini piawai dalam menari balet. Kepiawaiannya dalam menari sering ditampilkan dalam berbagai acara di Kota Pahlawan. Hebatnya, gerakan yang ditampilkan oleh Nadya merupakan hasil koreografi yang dibuat sendiri olehnya.

Sang ibunda, Ninik Pudjiastuti, mengungkapkan bahwa ketertarikan Nadya pada balet sudah ada sejak kecil. Menurut Ninik, ia menyadari minat Nadya pada balet saat usianya masih 8 bulan. Setiap mendengar lagu, Nadya akan bergerak-gerak dan menggoyang-goyang tangannya. Ia sangat menyukai gerakan menari, dan kebetulan kakaknya pernah belajar balet. Dari situ, Ninik bertanya kepada Nadya apakah ingin ikut les balet. Akhirnya, Nadya setuju dan terus menekuni balet hingga sekarang.

Ninik melanjutkan, Nadya mulai serius menekuni balet sejak duduk di bangku sekolah dasar. Kecintaannya pada dunia seni terus dipupuk. Setelah lulus SMP, Ninik menganjurkan Nadya melanjutkan ke sekolah kejuruan. Tujuannya, Nadya memiliki keterampilan agar bisa hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Menurut Ninik, balet dapat membantu pengembangan keterampilan motorik, ekspresi diri, dan sosial bagi penyandang down syndrome. Down syndrome adalah kelainan genetik akibat adanya salinan ekstra kromosom 21, yang dikenal juga sebagai trisomi 21. Kondisi ini memengaruhi perkembangan fisik dan mental, menyebabkan tantangan perkembangan seperti keterlambatan bicara dan kecerdasan yang lebih rendah, serta dapat menimbulkan kelainan fisik yang khas. Meskipun tidak dapat disembuhkan, penderitanya dapat hidup dengan kualitas hidup yang baik melalui penanganan, terapi, dan dukungan yang tepat.

Hal tersebut telah diterapkan oleh Ninik pada Nadya. Ninik memang sangat berperan dalam membimbing perkembangan Nadya. Hampir semua keterampilan dan ketekunan Nadya tak terlepas dari peran ibundanya.

Selain piawai menari balet dan kerap tampil di berbagai panggung pertunjukan, Nadya juga menunjukkan kepiawaiannya di bidang kuliner. Nadya telah merintis bisnis kuliner seperti kue, muffin, dan puding di rumah. Kepiawaiannya di bidang kuliner didapatkan Nadya saat duduk di bangku sekolah menengah kejuruan.

Ninik menjelaskan bahwa dalam menggali potensi anak down syndrome, sistemnya adalah mencoba. Jika Nadya menyukai sesuatu, maka mereka akan melanjutkannya. Sebagai ibu, Ninik selalu bertanya kepada Nadya apakah ingin ikut suatu kegiatan atau tidak. Jika Nadya mau, Ninik akan mengajaknya. Jika Nadya tidak mau, namun aktivitas tersebut positif, Ninik akan mengajaknya ngobrol terlebih dahulu hingga Nadya memahami alasan mengapa ia harus ikut.

Kesimpulan: Nantikan update selanjutnya dari artis favorit Anda. Jangan lupa untuk bagikan berita ini ke sesama fans.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar