Omzet Pedagang Souvenir di KM Nol Sabang Capai Rp20 Juta Selama Libur Panjang

Informasi terkini hadir untuk Anda. Mengenai Omzet Pedagang Souvenir di KM Nol Sabang Capai Rp20 Juta Selama Libur Panjang, berikut adalah data yang berhasil kami himpun dari lapangan.
Omzet Pedagang Souvenir di KM Nol Sabang Capai Rp20 Juta Selama Libur Panjang

Libur Panjang Berdampak Besar pada Omzet Pedagang Souvenir di Sabang

Libur panjang menjadi momen penting bagi para pedagang souvenir di kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia, Sabang. Saat musim liburan tiba, penjualan mengalami lonjakan signifikan yang jauh berbeda dengan kondisi sehari-hari. Pada hari biasa, omzet penjualan hanya mencapai ratusan ribu rupiah, namun saat libur panjang, angka tersebut bisa melonjak hingga puluhan juta rupiah.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Marlina, salah satu pedagang di kios souvenir KM Nol, mengungkapkan bahwa selama masa liburan, pendapatannya bisa mencapai Rp12 juta per hari. Ia juga menyebutkan bahwa beberapa pedagang lain mampu meraih hingga Rp20 juta dalam sehari. "Kalau libur panjang, rata-rata saya bisa dapat Rp12 juta per hari, sementara teman-teman pedagang lain bisa sampai Rp20 juta," ujarnya saat ditemui di kiosnya.

Di luar musim liburan, situasi berbeda. Marlina mengaku bahwa pada hari-hari biasa, omzetnya hanya sekitar Rp500 ribu. Namun, saat akhir pekan, penjualan bisa meningkat hingga Rp4 juta per hari. "Kalau hari biasa memang tidak menentu. Tapi kalau ada rombongan wisatawan yang datang dengan travel, omzet bisa langsung tembus jutaan," tambahnya.

Operasional Kios dari Pagi Hingga Sore

Marlina menjelaskan bahwa kiosnya buka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi hingga menjelang magrib. Lokasi kios ini berada di atas tanah milik pemerintah, namun ia sendiri yang membangunnya. Ia menjual berbagai cendera mata khas Sabang, seperti kaos bergambar ikon KM Nol dan panorama Sabang, serta aksesoris wisata seperti kacamata, topi, dan gantungan kunci.

Harga kaos yang ditawarkannya berkisar antara Rp35 ribu hingga Rp130 ribu, sedangkan souvenir kecil dijual mulai dari Rp5 ribu. Untuk stok barang, Marlina masih mengambil secara grosir dari beberapa pemasok di Kota Sabang sebelum dipasarkan kembali di sekitar titik nol kilometer.

Perkiraan Kenaikan Kunjungan Wisatawan

Sejak akhir Juli lalu, setelah libur sekolah, kawasan wisata ikonik KM Nol kembali sepi. Marlina memperkirakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan akan mulai meningkat lagi pada bulan September mendatang. Meski demikian, ia tetap optimis dan terus menjalankan usahanya dengan harapan bisa mendapatkan pengunjung yang lebih banyak.

Ia juga menjelaskan bahwa kiosnya selalu siap melayani pengunjung setiap hari. Dengan berbagai produk yang ditawarkan, Marlina berharap bisa memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Sabang. Selain itu, ia juga berusaha menjaga kualitas produk agar bisa memenuhi harapan konsumen.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Omzet Pedagang Souvenir di KM Nol Sabang Capai Rp20 Juta Selama Libur Panjang. Semoga menambah wawasan Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar