Paylater Multifinance Melonjak 79,91% di Agustus 2025, Ini Penyebabnya

Paylater Multifinance Melonjak 79,91% di Agustus 2025, Ini Penyebabnya

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Paylater Multifinance Melonjak 79,91% di Agustus 2025, Ini Penyebabnya menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


Pertumbuhan Signifikan Layanan Paylater di Industri Multifinance

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi, layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam industri multifinance. Data yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan bahwa penyaluran pembiayaan BNPL multifinance sebesar Rp 9,97 triliun per Agustus 2025, meningkat sebesar 79,91% secara Year on Year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini juga terlihat dari data bulan Juli 2025, di mana penyaluran pembiayaan BNPL multifinance tumbuh sebesar 56,74% YoY menjadi Rp 8,81 triliun. Hal ini menunjukkan tren positif yang konsisten dan mengindikasikan bahwa layanan paylater semakin diminati masyarakat.

Faktor Pendorong Pertumbuhan BNPL

Menurut Nailul Huda, pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), pertumbuhan BNPL multifinance salah satunya dipengaruhi oleh lesunya daya beli masyarakat. Ketika daya beli turun, masyarakat cenderung lebih memilih alternatif pembiayaan seperti BNPL karena kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan.

"Karakteristik BNPL multifinance yang memberikan kemudahan transaksi dan administrasi yang tidak ribet, akan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam mengakses pembiayaan," ujarnya kepada aiotrade.

Selain itu, Nailul menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap layanan digital. Dengan semakin tingginya penggunaan teknologi, layanan paylater yang bisa diakses melalui aplikasi mobile semakin disukai, terutama oleh generasi muda.

Perlu Waspada terhadap Risiko Kredit Macet

Meski pertumbuhan BNPL sangat positif, Nailul menegaskan bahwa multifinance harus waspada terhadap potensi kenaikan tingkat kredit macet (Non Performing Financing/NPF). Tingginya minat masyarakat terhadap layanan paylater dapat berdampak pada risiko kredit yang meningkat jika tidak dikelola dengan baik.

"Oleh karena itu, perlu diperhatikan terkait dengan credit scoring yang dilakukan. Jangan sampai pembiayaan tumbuh tinggi, tetapi kredit macet juga mengikuti," katanya.

Rasio Kredit Macet Masih Terkendali

Namun, berdasarkan data OJK, rasio kredit macet atau Non Performing Financing (NPF) gross BNPL multifinance masih terjaga. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menyebutkan bahwa NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per Agustus 2025 sebesar 2,92%, yang lebih baik dibandingkan posisi per Juli 2025 sebesar 2,95%.

Agusman juga memproyeksikan bahwa bisnis BNPL multifinance akan terus berkembang ke depannya. Untuk memperluas pasar, perusahaan pembiayaan memiliki opsi untuk menjalin kerja sama dengan sektor perbankan melalui skema joint financing maupun channeling.

"Hal itu dapat dilakukan guna memperbesar kapasitas pembiayaan yang dapat diberikan," kata Agusman.

Strategi Peningkatan Pasar BNPL

Untuk memperkuat posisi BNPL di pasar, perusahaan multifinance perlu terus berinovasi dalam menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, kolaborasi lintas sektor, seperti dengan perbankan, juga menjadi langkah strategis agar layanan paylater bisa lebih luas lagi menjangkau masyarakat.

Dengan pertumbuhan yang stabil dan rasio kredit macet yang terkendali, BNPL multifinance diharapkan dapat menjadi bagian penting dari sistem keuangan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Paylater Multifinance Melonjak 79,91% di Agustus 2025, Ini Penyebabnya ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar