Pedagang Kesal, Komisi II DPRD Tasikmalaya Cek Pasar Ciawi

Pedagang Kesal, Komisi II DPRD Tasikmalaya Cek Pasar Ciawi

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Pedagang Kesal, Komisi II DPRD Tasikmalaya Cek Pasar Ciawi menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Inspeksi Mendadak ke Pasar Ciawi, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Temukan Banyak Masalah

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Ciawi. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat dan para pedagang mengenai kondisi pasar yang dinilai tidak teratur dan minim fasilitas dasar.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Karom, menyampaikan bahwa hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa Pasar Ciawi masih jauh dari ideal. Menurutnya, kendala utama dalam penataan pasar adalah penutupan akses utama oleh deretan ruko yang berada di bagian depan pasar.

Kami melihat langsung, penataan Pasar Ciawi masih bermasalah. Area depan pasar, yang dulunya merupakan terminal lama, kini dikuasai oleh pemilik ruko yang berdiri di atas lahan pribadi. Karena lahan tersebut bukan milik pemerintah daerah, akses masuk ke pasar menjadi tertutup dan area parkir sangat terbatas, ujar Karom, Minggu, 26 Oktober 2025.

Situasi ini menjadi salah satu keluhan utama dari Himpunan Pedagang Pasar (Hipas) Ciawi, yang merasa aktivitas perdagangan mereka terganggu. Selain itu, Komisi II juga menemukan adanya ketiadaan atau minimnya fasilitas dasar seperti musala, toilet, dan area parkir yang sangat dibutuhkan oleh pedagang maupun pengunjung.

Masalah lain yang ditemukan oleh Komisi II adalah kebocoran pendapatan dari retribusi pasar. Dari lebih dari 500 kios dan jongko yang beroperasi di Pasar Ciawi, hanya sekitar 54 unit yang tercatat resmi dan rutin membayar retribusi.

Ini masalah serius. Harus ada pendataan ulang secara menyeluruh agar semua pedagang tertib administrasi dan sesuai aturan, sehingga PAD bisa optimal, kata Karom.

Tantangan dalam Penataan Pasar Ciawi

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Endang Syahrudin, menegaskan bahwa pihaknya siap melakukan penataan Pasar Ciawi. Namun, ia mengakui bahwa masalah kepemilikan lahan menjadi hambatan utama.

Akibatnya, revitalisasi pasar tidak dapat dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif. Penataan hanya dilakukan pada blok-blok pedagang yang berada di atas lahan pemda. Pihaknya pun telah melakukan diskusi intensif dengan para pedagang untuk menindaklanjuti keluhan terkait penataan pasar.

Solusi yang Diharapkan

Dalam rangka memperbaiki kondisi Pasar Ciawi, beberapa solusi telah diusulkan oleh Komisi II DPRD. Pertama, diperlukan pendataan ulang terhadap seluruh pedagang di pasar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pedagang memiliki administrasi yang lengkap dan sesuai aturan.

Selanjutnya, diperlukan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemilik ruko yang berada di sekitar pasar. Tujuannya adalah untuk membuka kembali akses utama dan meningkatkan luas area parkir. Dengan demikian, aktivitas perdagangan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kepentingan pemilik ruko.

Peningkatan fasilitas dasar seperti musala, toilet, dan area parkir juga menjadi prioritas. Ini akan meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung pasar.

Selain itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap pembayaran retribusi pasar. Dengan sistem yang lebih transparan dan akuntabel, pendapatan daerah dapat optimal dan digunakan untuk pembangunan lebih lanjut.

Kesimpulan

Pasar Ciawi membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Dengan penataan yang baik dan kolaborasi yang kuat, kondisi pasar dapat diperbaiki sehingga menjadi tempat yang nyaman dan efisien bagi para pedagang dan pengunjung.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Pedagang Kesal, Komisi II DPRD Tasikmalaya Cek Pasar Ciawi ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar