
Perombakan Skuad Borneo FC di Akhir Tahun 2025
Borneo FC, tim pemuncak klasemen Super League 2025, melakukan sejumlah perubahan besar dalam skuatnya menjelang akhir tahun 2025. Pergantian ini dilakukan untuk memastikan kesiapan tim dalam menghadapi kompetisi berikutnya. Berikut adalah detail perubahan yang terjadi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dua Pemain Muda Dipinjamkan ke Klub Lain
Dua pemain muda Borneo FC, Asgal Habib dan Faris Adit, resmi dipinjamkan ke klub lain agar bisa mendapatkan pengalaman bermain lebih banyak. Pengumuman peminjaman ini disampaikan oleh Borneo FC melalui akun Instagram resmi klub, @borneofc.id.
"GOODLUCK! Demi Mendapat Menit Bermain, Borneo FC Samarinda Secara Resmi Meminjamkan Dua Penggawa Muda Asgal Habib dan Faris Adit. Sukses di Masa Peminjaman, MANYALA!!," tulis klub.
Meski tidak disebutkan secara langsung, suporter mengatakan bahwa kedua pemain ini dipinjamkan ke Persiraja Banda Aceh. Klub tersebut saat ini berada di Grup A Championship, dengan posisi kelima klasemen dan 18 poin.
Asgal Habib adalah pemain berusia 21 tahun yang promosi ke Borneo FC sejak 1 Juli 2024. Ia berposisi sebagai sayap kiri dan memiliki kaki dominan kiri. Musim ini, ia bermain di EPA Super League U20 dengan catatan 4 pertandingan, 2 gol, 2 assist, dan 351 menit bermain.
Sementara itu, Faris Adit juga berusia 21 tahun dan berposisi sebagai gelandang bertahan. Ia bergabung dengan Borneo FC pada 1 Juli 2025 dari PSPS Pekanbaru. Meski memiliki harga pasar sebesar Rp 869,08 juta, ia belum pernah dimainkan oleh Borneo FC musim ini. Peminjamannya ke klub lain menjadi kesempatan bagus untuk meningkatkan pengalamannya.
Satu Pemain Asing Dipinjamkan ke PSIS Semarang
Selain dua pemain lokal, Borneo FC juga meminjamkan pemain asingnya. Aldair Simanca, pemain asal Kolombia berusia 27 tahun, dikabarkan dipinjamkan ke PSIS Semarang. Klub tersebut saat ini berada di Grup Championship, dengan posisi terbawah (10) dan hanya 5 poin.
"GOODLUCK! Borneo FC Samarinda Secara Resmi Meminjamkan Aldair Simanca dan Pemain Muda Rangga Sumarna Untuk Mendapat Kesempatan Bermain Lebih Bagi Karir Mereka Kedepan. Sukses di Masa Peminjaman, MANYALA!!," tulis Borneo FC.
Kehadiran Aldair Simanca di PSIS Semarang diharapkan bisa menjadi amunisi segar agar klub tersebut tidak terdegradasi ke Liga 3.
Marcos Astina, Amunisi Baru dari Argentina
Setelah meminjamkan tiga pemain, Borneo FC resmi mendatangkan amunisi baru asal Argentina, Marcos Astina. Pemain ini diperkenalkan oleh klub pada Minggu (21/12/2025).
"BIEVENIDO! Menambah Dimensi Serangan, Pesut Etam Secara Resmi Mendatangkan Marcos Astina dari Argentina!! MANYALA," tulis Borneo FC.
Marcos Astina lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 21 Januari 1996. Ia berusia 29 tahun, tinggi 1,70 meter, dan berposisi sebagai gelandang serang. Ia memiliki kaki dominan kanan dan nilai pasar sebesar Rp 4,35 miliar.
Kemampuan serba bisa Marcos Astina membuatnya bisa bermain di berbagai posisi seperti sayap kiri, gelandang bertahan, sayap kanan, gelandang kiri, gelandang tengah, gelandang kanan, depan-tengah, dan depan-kedua. Kemampuan ini sangat bermanfaat bagi Borneo FC dalam merombak skuad.
Sebelum bergabung dengan Borneo FC, Marcos Astina bermain di klub divisi 2 Argentina, San Telmo. Pada 2025, ia tampil dalam 27 laga, mencetak 4 gol, 4 assist, dan 1.871 menit bermain di Primera Nacional dan Copa Argentina. Selama kariernya, ia telah bermain dalam 184 pertandingan, mencetak 20 gol, 18 assist, dan bermain selama 8.753 menit.
Komentar
Kirim Komentar