Pemantapan Pengamanan Libur Nataru, Forkopimda Bandung Gelar Apel Operasi 'Lilin 2025'

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Pemantapan Pengamanan Libur Nataru, Forkopimda Bandung Gelar Apel Operasi 'Lilin 2025'. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Pemantapan Pengamanan Libur Nataru, Forkopimda Bandung Gelar Apel Operasi 'Lilin 2025'

Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat 'Lilin 2025' di Kabupaten Bandung

Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat 'Lilin 2025' dalam rangka pelayanan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap lonjakan wisata libur Nataru.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Apel Gelar Pasukan Operasi 'Lilin 2025' diselenggarakan oleh Forkopimda Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame Soreang, Jumat 19 Desember 2025. Acara ini diikuti oleh berbagai instansi seperti Polresta Bandung, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Lanud Sulaeman, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, serta ribuan personel gabungan lainnya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, dan dihadiri oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah serta para pihak lainnya.

Persiapan Pemkab Bandung untuk Menghadapi Lonjakan Wisata

Setelah apel gelar pasukan, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa Pemkab Bandung telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh OPD dan para camat se-Kabupaten Bandung pada Jumat pagi. Ia menekankan bahwa camat yang memiliki wilayah harus siaga di lokasi hingga selesainya perayaan Nataru.

"Mulai hari ini, 19 Desember 2025, terhitung 14 hari ke depan, akan digelar pasukan untuk pelayanan pengamanan Nataru 2025-2026," ujar Bupati Dadang Supriatna.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mempersiapkan personel demi keamanan, kenyamanan, dan ketenangan masyarakat. Kang DS juga berharap agar semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran menjelang Tahun Baru 2026. Ia berharap musibah yang terjadi di tahun sebelumnya tidak terulang lagi.

"Saya akan menggelar doa bersama pada malam Tahun Baru 2026. Insya Allah akan di satu titik tertentu, gelar doa bersama itu. Tapi untuk personel disebar ke masing-masing pos," tambahnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Bupati Dadang Supriatna mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung yang ingin merayakan Tahun Baru 2026 tidak melakukan perayaan yang berlebihan. Ia menyarankan agar lebih baik merayakan dengan cara doa bersama, yang dinilai lebih efektif.

"Semoga saya doakan dan sama-sama berdoa menyambut Natal 2025 ini seluruh warga negara Indonesia diberikan kesehatan dan keberkahan. Kemudian jelang Tahun Baru 2026, semoga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai, Indonesia tetap stabil, dan Indonesia tetap jaya, dan Indonesia tetap maju untuk menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Persiapan Personel dan Pengamanan Wilayah

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan bahwa dari mulai jajaran Polri, TNI, dan unsur lainnya melaksanakan kegiatan apel pergeseran pasukan untuk pelayanan pengaman Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Para personel yang terlibat kurang lebih 1.303 personel, baik dari Polri, TNI dan unsur lainnya, yaitu dari Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja dan lainnya lengkap. Hari ini kita geser ke pos-pos yang telah dibangun, ada sekitar 17 pos. 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, dan 17 pos pelayanan pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal atau masyarakat lainnya yang berwisata di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemetaan Daerah Rawan Longsor

Untuk mengantisipasi jalur rawan bencana, Kombes Pol Aldi menyampaikan bahwa jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sudah memetakan daerah rawan longsor. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur tersebut, sementara tim SAR sudah disiapkan beserta alat seperti derek dan excavator jika terjadi bencana.

"Kita doakan jangan sampai ada bencana di wilayah kita," tambahnya.

Kabupaten Bandung yang menjadi tujuan wisata seperti kawasan Ciwidey, Pangalengan dan Dago akan mendapat perhatian khusus, termasuk penambahan jumlah personel, mobil derek, dan ambulan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat.

Di pos terpadu, terdapat 30 CCTV yang terkoneksi se-wilayah Kabupaten Bandung. Di Pos Terpadu Al Fathu Soreang, aktivitas masyarakat dapat dipantau secara keseluruhan.

Kesiapan dan Komunikasi dengan Pihak Lain

Cara Bertindak (CB) ketika ada kepadatan kendaraan, kata dia, mungkin nanti ada CB sepenggal dan lain sebagainya. Tergantung bagaimana situasi di lapangan.

"Kita juga akan komunikasi dengan Polda Jabar," katanya.

Terkait kendaraan dengan sumbu tiga sudah ada keputusan menteri. "Kita akan sosialisasikan dan berikan imbauan kepada para pelaku usaha," ucap Kapolresta Bandung mengakhiri.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar