Pemkab Bandung Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui KUBE UEP

Pemkab Bandung Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui KUBE UEP

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Pemkab Bandung Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui KUBE UEP menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.
Pemkab Bandung Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui KUBE UEP

Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Menurunkan Pengangguran dan Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satu inisiatif yang diluncurkan adalah program berbasis ekonomi produktif, yang bertujuan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan komitmennya dalam membuka acara Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di Hotel Sutan Raja, Jumat 24 Oktober 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya program Kelompok Usaha Bersama Usaha Ekonomi Produktif (KUBE UEP) sebagai solusi untuk mencapai kemandirian ekonomi.

"KUBE UEP ini bisa diarahkan kepada kelompok usaha produktif seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), misalnya dalam penyediaan komoditas cabai dan jamur yang bisa menjadi suplai dapur program Makan Bergizi Gratis," ujar Bupati Dadang Supriatna.

Program ini juga memiliki target penciptaan 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja baru setiap tahunnya. Pada tahun 2026, para pendamping sosial diharapkan dapat memanfaatkan KUBE UEP untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis dengan menyuplai hingga 29 jenis komoditas pangan.

Kolaborasi untuk Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan

Bupati Bandung menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Sosial dan pendamping sosial dalam menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang terintegrasi. Dengan demikian, produk-produk dari KUBE seperti kerajinan dan olahan pangan dapat dipasarkan kembali kepada masyarakat.

"Saya minta para kepala desa dan camat untuk menemukan orang-orang yang berpotensi dan produktif agar menjadi mitra kita," tegasnya.

Lebih dari itu, Dadang Supriatna juga melihat KUBE UEP sebagai solusi untuk memberantas praktik bank emok, di mana masyarakat dapat memperoleh keterampilan dan pendapatan secara sehat. Ia percaya bahwa dengan adanya suntikan modal bagi tiap KUBE, kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bandung bisa teratasi.

Peran Dinas Sosial dalam Pelaksanaan Program

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah, menambahkan bahwa hingga saat ini, 3.970 keluarga telah berhasil lulus dari program KUBE UEP. Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan stimulus bagi masyarakat kecil agar bisa mengubah kehidupannya.

"Sesuai dengan firman Allah SWT, bahwa Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubahnya," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan program pemberdayaan di Kabupaten Bandung. "Kepada bapak dan ibu yang hari ini digraduasi, semoga semakin maju, terus berinovasi dan berkarya untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," pungkasnya.

Strategi dan Tujuan Jangka Panjang

Program KUBE UEP merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Bandung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Dengan fokus pada kelompok usaha produktif, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat sendiri, KUBE UEP diharapkan menjadi model pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan.

Manfaat dan Dampak yang Dihasilkan

Dari pelaksanaan program KUBE UEP, tercatat sejumlah manfaat yang signifikan. Selain jumlah keluarga yang berhasil lulus dari program, terdapat peningkatan keterampilan dan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan usaha ekonomi produktif. Hal ini tentu berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain itu, program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Dengan adanya inisiatif dari masyarakat sendiri, program KUBE UEP menjadi lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan lokal.

Tantangan dan Langkah Penyempurnaan

Meskipun program KUBE UEP menunjukkan hasil yang baik, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Beberapa di antaranya adalah kurangnya akses modal, keterbatasan pengetahuan teknis, dan minimnya jaringan pemasaran. Untuk mengatasi hal ini, Pemkab Bandung terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan program agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, diharapkan program KUBE UEP dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Pemkab Bandung Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui KUBE UEP ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar