Pengamanan Nataru di Babel Tak Hanya Lalu Lintas, Ini Fokus Polisi

Pengamanan Nataru di Babel Tak Hanya Lalu Lintas, Ini Fokus Polisi

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Pengamanan Nataru di Babel Tak Hanya Lalu Lintas, Ini Fokus Polisi. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Bangka Belitung


PANGKALPINANG – Sebanyak 2.000 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Aparat memastikan kondisi keamanan daerah relatif aman, namun tetap mengantisipasi potensi bencana alam dan lonjakan aktivitas masyarakat.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kapolda Bangka Belitung Irjen Viktor T Sihombing menjelaskan bahwa fokus pengamanan tidak hanya pada arus mudik dan balik, tetapi juga pada potensi bencana hidrometeorologi yang berpeluang terjadi selama periode Natal dan Tahun Baru.

“Kondisi yang dihadapi terutama dari lonjakan kegiatan masyarakat dan pengamanan arus balik dan mudik, termasuk antisipasi bencana alam,” kata Viktor di Mapolda Bangka Belitung, Jumat (19/12/2025).

Menurut Viktor, potensi bencana yang perlu diwaspadai di Bangka Belitung antara lain pasang air laut atau banjir rob serta angin puting beliung. Untuk itu, personel gabungan disiagakan di sejumlah titik rawan.

“Semua stakeholder sesuai fungsinya dapat mempersiapkan dan memaksimalkan pengamanan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh personel telah menyamakan persepsi melalui rapat koordinasi lintas sektor yang kemudian dilanjutkan dengan apel gelar pasukan gabungan, termasuk pengecekan kesiapan armada masing-masing instansi.

“Pengamanan ini akan dilangsungkan melalui Operasi Lilin Menumbing 2025 yang berlangsung sampai 2 Januari 2026,” kata Viktor.

Pengamanan Tidak Hanya Terpaku pada Lalu Lintas

Viktor menegaskan, pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak hanya terpaku pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

“Pengamanan pada saat Nataru nanti, kita tidak hanya sekadar mengamankan lalu lintas saja, tetapi kita juga harus bisa menciptakan suasana yang bisa dinikmati masyarakat, baik yang melaksanakan ibadah pada saat Natal maupun liburan di tahun baru,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kesiapan instansi terkait yang dinilai telah memberikan gambaran menyeluruh terkait potensi kerawanan di berbagai sektor.

“Dari masing-masing sektor sudah menyampaikan kondisi ke depannya. Nanti kita buat konsep bagaimana kita bisa bersinergi. Semua sudah dapat gambaran, dan dari situ kita bisa melihat serta mengantisipasi,” ujarnya.

Viktor mencontohkan, pengamanan bandara hingga transportasi laut menjadi perhatian, termasuk memastikan kapasitas kapal tidak melebihi ketentuan dan kesiapan menghadapi cuaca ekstrem.

“Keamanan di laut perlu diantisipasi seperti cuaca dan memperhatikan kapasitas kapal laut jangan sampai over dimensi. Semua harus diperhitungkan untuk mempersiapkan perencanaan pengamanannya,” katanya.

Wilayah Bangka Barat dalam Kondisi Siaga

Sementara itu, wilayah Bangka Barat yang menjadi jalur utama penyeberangan antara Pulau Bangka dan Sumatera Selatan juga berada dalam kondisi siaga. Polres Bangka Barat melakukan pengamanan di Pelabuhan Tanjung Kalian sebagai pintu gerbang utama penyeberangan Selat Bangka.

Pengamanan juga dilakukan di sejumlah lokasi wisata seperti Pantai Batu Rakit, Pantai Tanjung Kalian, serta kawasan rekreasi yang diperkirakan menjadi pusat kunjungan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, pengamanan gereja menjadi salah satu prioritas utama guna memastikan ibadah umat Kristiani berlangsung dengan aman dan khidmat.

Pos Pengamanan di Titik Strategis

Kasie Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, Operasi Lilin Menumbing merupakan bentuk pelayanan publik yang bersifat sosial dan spiritual.

“Bersifat sosial dan spiritual, khususnya dalam menjamin keamanan ibadah Natal serta sukacita masyarakat menyambut Tahun Baru,” kata Yos, Jumat.

Yos menjelaskan, apel gelar pasukan menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan akhir personel serta sarana dan prasarana pengamanan.

“Sore ini kita telah melaksanakan apel gelar pasukan sebagai pengecekan akhir kesiapan Operasi Lilin. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Barat dan dihadiri seluruh komponen terkait, sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, Polres Bangka Barat menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis, mulai dari tempat ibadah, pusat keramaian, jalur utama, pelabuhan, hingga kawasan wisata.

Sterilisasi gereja juga akan dilakukan sebelum pelaksanaan ibadah Natal untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian.

Kolaborasi Lintas Sektor Penting untuk Keamanan

Bupati Bangka Barat Markus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga situasi tetap aman, damai, dan penuh toleransi selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Momentum Natal dan Tahun Baru adalah waktu kebersamaan dan ibadah. Oleh karena itu, seluruh pihak harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat, sehingga perayaan dapat berlangsung dengan penuh kedamaian,” ujar Markus.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar