
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Buka Posko Aduan untuk Masyarakat Tuban
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membuka posko aduan bagi masyarakat Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan warga mengenai dugaan penurunan kualitas BBM jenis Pertalite yang semakin sering disebutkan dalam berbagai media sosial.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Posko aduan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan publik yang transparan dan cepat menangani keluhan masyarakat. Dengan adanya posko ini, masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhannya secara langsung kepada pihak Pertamina.
Lokasi Posko Aduan
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa posko aduan akan berada di SPBU 5462305 Gg. Buntu No.10, Wire, Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Warga Tuban bisa mengadu ke SPBU 5462305,” ujarnya.
Posko ini akan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan aduan yang disediakan oleh Pertamina.
Kemudahan dalam Menyampaikan Keluhan
Selain datang langsung ke posko, masyarakat juga diberi kemudahan dalam menyampaikan keluhan melalui layanan lain. Pertamina menyediakan Pertamina Contact Center 135 (Call Center) sebagai sarana alternatif untuk melaporkan masalah.
“Layanan ini guna mempermudah masyarakat, agar segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke posko jika merasa tidak nyaman atau kesulitan dalam melakukan kunjungan langsung.
Pemeriksaan Laboratorium untuk Pertalite
Terkait dugaan penurunan kualitas BBM Pertalite yang menyebabkan masalah pada mesin kendaraan, Pertamina telah melakukan pengambilan sampel dari tiga SPBU di Tuban yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Sampel-sampel tersebut akan diuji secara laboratorium untuk memastikan apakah kualitas BBM benar-benar turun atau tidak. Hasil uji laboratorium ini diharapkan segera keluar agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai kondisi BBM yang mereka gunakan.
“Uji laboratorium telah dilakukan, kami harap hasilnya segera keluar agar masyarakat mendapat kepastian,” ujar Ahad Rahedi.
Penutup
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan membuka posko aduan dan melakukan uji laboratorium, pihak Pertamina menunjukkan tanggung jawabnya dalam menjaga kualitas BBM serta menjawab keluhan masyarakat secara cepat dan transparan.
Komentar
Kirim Komentar