Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu strategi utama yang ditempuh adalah memacu pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di berbagai sektor. Menurut Kementerian Perencanaan dan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), PSN dapat menjadi kunci untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 8% sesuai target pemerintah.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Direktur Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Ibnu Yahya, menyatakan bahwa pihaknya memperkirakan PSN dapat memberikan tambahan pertumbuhan hingga 2,2% selama lima tahun ke depan. Saat ini, sekitar 200 proyek yang terdiri dalam 8 sektor diperkirakan dapat meningkatkan pertumbuhan hingga 2% dalam beberapa tahun ke depan.
Beberapa PSN yang diharapkan dapat memperkuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi antara lain: * 7 program direktif presiden * 1 proyek pembangunan manusia dan kebudayaan * 10 proyek dan 2 program swasembada pangan * 41 proyek swasembada air * 13 proyek dan 3 program swasembada energi * 45 proyek dan 23 program hilirisasi, industrialisasi, dan transformasi digital * 44 proyek dan 38 program konektivitas dan kawasan * 9 proyek perumahan dan pemukiman
Jika ditotal, terdapat 236 PSN yang menjadi mesin penggerak perekonomian nasional. Dalam satu tahun pemerintahan, konsolidasi visi-visi Asta Cita melalui strategi kebijakan, program prioritas, serta PSN telah menghasilkan beberapa capaian dalam percepatan pertumbuhan ekonomi 7-8%.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia terjaga di atas 5% pada pertengahan tahun ini. Di sisi lain, inflasi tetap terkendali di 2,65% pada September 2025, defisit APBN di bawah 3% terhadap PDB, dan rasio utang sebesar 39,9% pada Juni 2025. Namun, menurut Ibnu, hal ini belum cukup karena Indonesia perlu tumbuh lebih tinggi lagi untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Pendanaan PSN dan Kerja Sama dengan Swasta
Untuk menjaga fondasi ekonomi tetap stabil, pemerintah harus memastikan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan defisit APBN tetap terkendali. Selain itu, implementasi program prioritas presiden dan proyek strategis nasional membutuhkan berbagai sumber pendanaan seperti kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan swasta.
Strategi pembiayaan PSN meliputi pengalokasian berdasarkan prioritas, optimalisasi pembiayaan inovatif seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam kerangka financing. Selain itu, penguatan koordinasi dan tata kelola secara optimal terutama dalam efektivitas penggunaan dana publik serta menarik investasi swasta juga sangat penting.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkap rencana pendanaan dari pembangunan 50 proyek jalan tol yang masuk ke dalam daftar PSN Presiden Prabowo Subianto. Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa 50 PSN tersebut akan ditawarkan ke swasta lewat skema KPBU. "PSN ya pelan-pelan kita bereskan. Tapi mungkin tol akan kita dorong ke KPBU," katanya.
Pendanaan kreatif ini tidak hanya akan diimplementasikan untuk proyek jalan tol saja, melainkan juga akan diterapkan untuk proyek Bendungan. "Ya semaksimalnya, kan [akan ditawarkan ke swasta]. Mayoritas, akan diusahakan nanti tidak cuma tol, bendungan juga sama," ujarnya.
Daftar PSN Terbaru dan Proyek Konektivitas
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan daftar PSN terbaru. Keputusan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Khusus sektor konektivitas, Prabowo menetapkan 50 proyek strategis, mulai dari konstruksi jalan bebas hambatan di Jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) hingga Jaringan Jalan Tol Trans Jawa.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan review ulang pada proyek jalan tol tersebut. "Sedang review, memang lama [prosesnya]. Getaci kita nunggu Alokasi uangnya untuk melakukan review," kata Rachman.
Lebih lanjut, Rachman memberi sinyal bahwa pemerintah berencana kembali memangkas panjang ruas Tol Getaci yang digadang-gadang bakal menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia. Revisi tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat dan kesanggupan investor.
Selain Getaci, salah satu jalan tol yang dikembangkan yakni Tol Gilimanuk - Mengwi. Apabila benar terealisasi, tol ini akan menjadi yang terpanjang di Bali. Rencananya, jalan tol ini akan dibangun melintasi 3 kabupaten, 13 kecamatan, dan 58 desa.

PSN Tommy Winata
Pengembangan proyek Rempang Eco City yang terafiliasi konglomerat Tomy Winata juga diketahui masuk ke dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang merupakan Perubahan Kedelapan atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.
Dalam beleid tersebut disebutkan bahwa pengembangan PSN Rempang Eco City bakal dilakukan sesuai dengan masterplan yang telah dirumuskan. "Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City di Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan masterplan," tulis beleid itu dikutip Kamis (16/10/2025).
Meski masuk dalam daftar proyek prioritas Prabowo, Rempang Eco-City diketahui tidak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Melainkan, hanya mencantumkan pengembangan wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Adapun, RPJMN itu tertuang dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 12/2025. Pada halaman 79 dari RPJMN ini memuat 77 PSN, sebanyak 29 PSN merupakan proyek baru, sedangkan sisanya merupakan proyek lama yang dianggap layak berdasarkan hasil evaluasi.


Komentar
Kirim Komentar