
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Analisis Sinyal Global: Koreksi XAU/USD
Harga emas Antam Hari ini dan vendor lain di Pegadaian stagnan (Rp0 perubahan), tetapi harga emas spot global (XAU/USD) mengalami koreksi signifikan di akhir pekan lalu. Koreksi ini menjadi pemicu utama yang akan menekan harga emas domestik saat bursa dibuka.
Sinyal Kritis: Koreksi global menunjukkan bahwa profit-taking sedang terjadi. Logam Mulia (Antam) akan merespons ini dengan menurunkan harga jual dan buyback pada Selasa pagi.
Prediksi Harga Emas Besok: Turun Tipis
Berdasarkan koreksi yang terjadi di pasar global, harga emas domestik diprediksi akan Turun Tipis pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Indikator Pergerakan
| Pergerakan Hari Ini (20/10) Rp | Prediksi Pergerakan Besok (21/10) Rp | Sinyal Aksi Investor |
|---|---|---|
| Harga Jual Antam 1 Gram | Turun 15.000 – 25.000 | Waspada (Hindari Jual) |
| Harga Jual UBS/Galeri24 | Turun 10.000 – 20.000 | Waspada (Hindari Jual) |
| Harga Buyback Antam | Turun 15.000 – 25.000 | Peluang (Siapkan Dana Beli) |
Strategi Investor: Memanfaatkan Peluang
Buy The Dip Penurunan harga emas besok bukanlah kabar buruk. Koreksi harga ini dapat menjadi peluang ideal bagi investor yang selama ini menunggu harga turun untuk masuk ke pasar.
Target Entry Point:
Investor disarankan untuk mencari peluang buy on dip (BOD) jika harga emas Antam terkoreksi ke level Rp2.650.000 – Rp2.680.000 per gram.
Pantauan Kondisi Global Terkini
Terjadi sentimen yang menarik. Kenaikan tajam pada harga emas dunia terjadi bersamaan dengan penguatan New York Stock Exchange (NYSE). Momentum ini didorong oleh pernyataan terbaru dari Presiden AS Donald Trump yang meredakan kekhawatiran risiko kredit.
Harga Emas Dunia Terkini: Analisis Lonjakan
Spot Price
| Indikator (Per Gram) | Nilai Hari Ini (08.50 WIB) | Perubahan Nominal | Keterangan Sumber |
|---|---|---|---|
| Harga Emas Spot (USD/gr) | $137,23 | Naik | +$0,59 |
| Harga Emas Spot (IDR/gr) | Rp2.274.668 | Naik | +Rp10.204 |
| Kurs Dolar (IDR/USD) | Rp16.585,02 | Penguatan Rupiah | +Rp15,23 |
Analisis:
Meskipun Rupiah menguat tipis sebesar Rp15,23 terhadap Dolar AS, harga emas dunia terkini dalam Rupiah (Rp2.274.668/gram) tetap melonjak lebih dari Rp10.204. Hal ini membuktikan bahwa faktor penguatan harga emas global lebih dominan daripada penguatan Rupiah.
Sinyal Wall Street dan Perang Dagang AS-China
Kinerja pasar global memberikan modal positif bagi bursa domestik:
- NYSE Composite: Indeks utama AS ditutup menguat pada Jumat (18/10) dan melanjutkan momentum +0,62% di awal perdagangan hari ini (20/10).
- Penguatan ini disebabkan oleh meredanya kekhawatiran risiko kredit bank regional.
Pernyataan Trump:
Investor mencermati pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump yang mengatakan usulan tarif 100% untuk barang-barang dari Tiongkok tidak akan berkelanjutan. Pernyataan ini meredakan kekhawatiran ekstrem, meski ketegangan dagang (khususnya soal ekspor tanah jarang) masih menjadi isu sensitif.
Prediksi Pasar: Emas Tetap Menjadi Pilihan
Kenaikan harga emas yang masif hari ini dipicu oleh penguatan di bursa berjangka global. Meskipun NYSE menguat, investor tetap melihat emas sebagai safe-haven krusial, terutama karena ancaman geopolitik dan ketidakpastian negosiasi dagang AS-China masih ada.
Kesimpulan:
Peluang emas domestik (Antam, UBS, Galeri24) diprediksi akan dibuka menguat hari ini, didukung oleh lonjakan harga spot global yang signifikan.
Disclaimer:
Artikel ini hanya bersifat informasi publik berdasarkan data resmi dan sumber terpercaya. Bukan merupakan ajakan untuk membeli, menjual, atau melakukan transaksi investasi dalam bentuk apa pun. Pergerakan pasar dapat berubah sewaktu-waktu, pembaca disarankan melakukan analisis pribadi sebelum mengambil keputusan.
Komentar
Kirim Komentar