
Pergantian Kepemimpinan di Polres Gresik
Pergantian kepemimpinan di Polres Gresik telah terjadi, dengan AKBP Rovan Richard Mahenu digantikan oleh AKBP Ramadhan Nasution. Perubahan ini merupakan bagian dari proses mutasi yang berlangsung di tubuh Polri.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Surat Telegram (TR) Kapolri nomor ST/2781B/XII/KEP/2025 menjadi dasar dari perpindahan Rovan ke Divpropam Mabes Polri. Ia akan menjabat sebagai Wakaden A Ropaminal Divpropam Polri. Sementara itu, AKBP Ramadhan Nasution, yang sebelumnya menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya, kini resmi menjabat sebagai Kapolres Gresik.
Selama satu tahun memimpin Polres Gresik, Rovan berhasil mengungkap berbagai kasus penting. Beberapa kasus yang mencuri perhatian antara lain:
- Penangkapan pelaku pembunuhan: Pelaku pembunuhan di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, yang sempat buron selama lebih dari setahun, akhirnya ditangkap di Kalimantan Tengah pada Juni 2025.
- Grup cinta sedarah di Facebook: Admin grup tersebut ditangkap oleh Satreskrim Polres Gresik di Bali, dan grup yang menyebarkan perilaku seks menyimpang ini dibubarkan.
- Aplikasi ilegal Gomatel R4 Telat Bayar: Aplikasi ini diduga dimanfaatkan oleh kelompok Mata Elang di Gresik. Kasus ini juga berhasil diberantas oleh pihak kepolisian.
Kelompok Mata Elang dan Penyebaran Data Debitur
Kelompok Mata Elang tercatat telah menyebarkan 1,7 juta data debitur melalui aplikasi yang dibuat berbayar. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk mengakses informasi sensitif tersebut, sering kali dimanfaatkan oleh para begal yang berkedok debt collector.
Rovan dalam pesannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya selama bertugas di Gresik. Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, ulama, dan forkopimda. Menurutnya, Gresik memiliki suasana yang guyub dan kompak.
Apresiasi kepada Warga Gresik
Rovan juga menyampaikan terima kasih kepada warga Gresik yang proaktif dalam membantu kinerja polisi. Ia menyatakan bahwa beberapa hasil ungkap kasus bermula dari laporan warga. Meskipun demikian, ia juga menyampaikan permintaan maaf jika ada pelayanan yang kurang memuaskan, yang akan menjadi evaluasi bagi dirinya sendiri maupun institusi Polri.
"Alhamdulillah selama bertugas di sini selalu mendapat support dari tokoh masyarakat, tokoh agama, ulama, forkopimda. Semuanya gotong royong menjaga kamtibmas Gresik," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Gresik adalah tempat yang sangat ia sayangi. "Saya akan merindukan Gresik," tambahnya.
Komentar
Kirim Komentar