
aiotrade,
JAKARTA — Perusahaan teknologi HP Inc mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) global yang akan melibatkan antara 4.000 hingga 6.000 karyawan hingga tahun fiskal 2028. Pascapengumuman ini, saham HP mengalami penurunan sebesar 5,5% dalam perdagangan setelah jam bursa.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengumuman tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memangkas operasional dan meningkatkan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Tujuannya adalah untuk mempercepat pengembangan produk, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
CEO HP, Enrique Lores, menyampaikan pengumuman ini dalam sesi jumpa pers pada Selasa, 25 November 2025. Ia menjelaskan bahwa langkah efisiensi ini diharapkan mampu menghemat biaya operasional hingga US$1 miliar atau sekitar Rp16,6 triliun dalam tiga tahun ke depan.
Beberapa tim yang akan terdampak oleh PHK ini termasuk tim yang menangani pengembangan produk, operasi internal, dan dukungan pelanggan. Sebelumnya, pada Februari lalu, HP juga telah melakukan PHK tambahan terhadap 1.000–2.000 pegawai sebagai kelanjutan dari program restrukturisasi sebelumnya.
Di sisi lain, permintaan perangkat PC dengan kemampuan AI terus meningkat. Pada kuartal yang berakhir 31 Oktober, perangkat AI ini telah berkontribusi lebih dari 30% terhadap total pengiriman produk HP. Namun, HP juga menghadapi tantangan dari lonjakan harga chip memori global. Kenaikan harga chip DRAM dan NAND disebabkan oleh tingginya permintaan pusat data, yang dipicu oleh agresifnya investasi Big Tech di infrastruktur AI.
Lores mengatakan bahwa dampak kenaikan harga ini diperkirakan mulai terasa pada paruh kedua tahun fiskal 2026. Untuk mengurangi tekanan tersebut, HP menyiapkan beberapa langkah, seperti memilih pemasok dengan biaya lebih rendah, mengurangi konfigurasi memori, dan menyesuaikan harga produk.
Dalam kinerja keuangan, pendapatan HP pada kuartal IV tercatat sebesar US$14,64 miliar atau sekitar Rp241,6 triliun. Angka ini melampaui perkiraan analis sebesar US$14,48 miliar atau sekitar Rp238,9 triliun. Meski demikian, perusahaan memproyeksikan laba per saham yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, baik untuk kuartal pertama maupun proyeksi tahun fiskal 2026.
Untuk tahun fiskal 2026, HP memprediksi laba per saham berada pada rentang US$2,90–US$3,20 atau sekitar Rp47.850–Rp52.800. Angka ini berada di bawah perkiraan analis sebesar US$3,33 atau sekitar Rp54.945.
Proyeksi laba pada kuartal pertama juga diperkirakan berada di kisaran US$0,73–US$0,81 atau sekitar Rp12.045–Rp13.365. Titik tengahnya lebih rendah dibanding ekspektasi pasar sebesar US$0,79 atau sekitar Rp13.035 per saham.
Strategi HP dalam Menghadapi Tantangan Pasar
Berikut beberapa langkah yang dilakukan HP untuk menghadapi tantangan di pasar:
- Pemangkasan Biaya Operasional: HP berkomitmen untuk menghemat biaya operasional hingga US$1 miliar dalam tiga tahun ke depan.
- Pemanfaatan Teknologi AI: Penggunaan AI menjadi salah satu prioritas utama untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
- Pemilihan Pemasok yang Lebih Efisien: HP mencari pemasok dengan biaya lebih rendah untuk mengurangi dampak kenaikan harga chip.
- Penyesuaian Harga Produk: Perusahaan akan menyesuaikan harga produk untuk tetap kompetitif di pasar.
Proyeksi Keuangan HP
HP memberikan proyeksi keuangan untuk tahun fiskal 2026 dan kuartal pertama. Berikut rinciannya:
- Laba Per Saham Tahun Fiskal 2026:
- Rentang: US$2,90–US$3,20 (sekitar Rp47.850–Rp52.800)
-
Di bawah perkiraan analis sebesar US$3,33 (sekitar Rp54.945)
-
Laba Per Saham Kuartal Pertama:
- Rentang: US$0,73–US$0,81 (sekitar Rp12.045–Rp13.365)
- Titik tengah lebih rendah dibanding ekspektasi pasar sebesar US$0,79 (sekitar Rp13.035)
Dampak PHK terhadap Struktur Perusahaan
PHK yang direncanakan akan memengaruhi beberapa divisi kunci perusahaan, yaitu:
- Tim Pengembangan Produk: Mereka akan mengalami pengurangan jumlah karyawan untuk meningkatkan efisiensi.
- Operasi Internal: Divisi ini juga akan mengalami pemangkasan untuk memangkas biaya.
- Dukungan Pelanggan: Tim layanan pelanggan juga akan terdampak karena adanya efisiensi operasional.
HP berkomitmen untuk menjaga stabilitas perusahaan meskipun menghadapi tantangan pasar. Langkah-langkah yang diambil dirancang untuk memastikan ketahanan jangka panjang.
Komentar
Kirim Komentar