
Perlambatan Ekonomi di Kabupaten Seram Bagian Timur
Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) masih mengalami perlambatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh minimnya intervensi dari pemerintah daerah terhadap sektor-sektor produksi masyarakat. Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPRD SBT, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Husein Mony, menyampaikan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat bawah belum tersentuh secara maksimal oleh kebijakan pemerintah.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
“Perlambatan ini akibat dari rendahnya intervensi program-program kegiatan dari pemerintah daerah terhadap sektor-sektor ekonomi utama. Aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dari sisi produksi, masih berjalan lambat karena tidak ada pertumbuhan yang signifikan,” ujarnya.
Salah satu contohnya adalah sektor informal seperti pedagang kaki lima, pelaku usaha mikro, dan penjual jajanan di pinggir jalan. Sektor ini memiliki kontribusi besar dalam mendorong perputaran uang di masyarakat. Namun, dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah belum maksimal.
“Kalau penjual-penjual kecil tidak mendapat sentuhan yang maksimal, tentu pertumbuhan ekonomi masyarakat secara utuh akan terpengaruh,” katanya.
Husein menambahkan bahwa pemerintah daerah seharusnya tidak hanya fokus pada proyek-proyek besar, tetapi juga perlu memperkuat program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus melakukan sesuatu agar sektor-sektor ekonomi bisa tumbuh. Ketika sektor-sektor ini bergerak, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga meningkat.
Dampak Perlambatan Ekonomi
Lebih lanjut dijelaskan, perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini tidak hanya berdampak pada penurunan daya beli masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cenderung stagnan.
“Kalau pertumbuhan ekonomi lemah, maka PAD juga ikut lemah. Karena sumber-sumber penerimaan daerah sebagian besar berasal dari aktivitas ekonomi masyarakat,” terangnya.
Dirinya berharap agar ke depan, setiap OPD teknis dapat merancang program pembangunan ekonomi yang bersifat prioritas untuk membuka ruang pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah harus lebih aktif dalam memberikan dukungan kepada sektor-sektor ekonomi yang berbasis masyarakat.
Langkah yang Diperlukan
Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah antara lain:
- Meningkatkan intervensi dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat.
- Memperhatikan sektor-sektor kecil dan informal yang memiliki potensi besar dalam perekonomian daerah.
- Menyusun strategi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan adanya program-program yang tepat dan berkelanjutan, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seram Bagian Timur dapat meningkat. Ini akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah.
Komentar
Kirim Komentar