
Timnas Maroko Tampil Dominan di Piala Afrika
Timnas Maroko kembali menunjukkan kelasnya dalam ajang Piala Afrika setelah mengalahkan Komoro dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin dini hari (22/12/2025). Meski berhasil meraih kemenangan, perhatian utama jatuh pada Soufiane Rahimi yang gagal mengeksekusi penalti di babak pertama.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Maroko langsung tampil dominan sejak menit awal dengan penguasaan bola mencapai 79% di babak pertama. Tekanan beruntun akhirnya membuahkan penalti pada menit ke-10 setelah pemain Komoro melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Soufiane Rahimi maju sebagai eksekutor. Namun, tembakan rendah yang ia lakukan ke tengah gawang berhasil dibaca oleh kiper Komoro, Yannick Pandor. Kegagalan ini sempat membuat Maroko kesulitan, tetapi mereka terus menerus menekan pertahanan lawan.
Meskipun gagal mengeksekusi penalti, Soufiane Rahimi tidak kehilangan kepercayaan diri. Ia tetap aktif dalam membuka ruang, melakukan pressing, dan terlibat dalam build-up serangan. Pergerakannya membantu Maroko menciptakan banyak sentuhan di kotak penalti lawan, terlihat dari statistik sebanyak 18 sentuhan di kotak penalti Komoro pada babak pertama.
Dominasi Maroko akhirnya berbuah gol pada menit ke-55 lewat Brahim Diaz yang memanfaatkan kerja sama tim yang apik. Gol ini menjadi bukti bahwa Maroko tidak bergantung pada satu momen saja. Pada menit ke-65, pelatih Walid Regragui memutuskan untuk menarik Soufiane Rahimi dan memasukkan Ayoub El Kaabi. Keputusan ini terbukti jitu. Hanya sembilan menit berselang, El Kaabi mencetak gol spektakuler lewat bicycle kick, mengunci kemenangan Maroko 2-0.
Meskipun tidak mencetak gol, peran Rahimi di laga ini tetap signifikan. Ia menjadi bagian dari dominasi Maroko yang mencatat total xG 2.00 sepanjang laga, jauh di atas Komoro. Maroko unggul hampir di semua aspek: penguasaan bola, jumlah tembakan, hingga akurasi operan yang mencapai 90% lebih. Komoro hanya mampu menciptakan sedikit ancaman, sementara lini belakang Maroko tampil disiplin.
Statistik Kunci Laga
- Penguasaan bola: Maroko 79%, Komoro 21%
- Jumlah tembakan: Maroko 14, Komoro 3
- Akurasi operan: Maroko 90%, Komoro 65%
- Sentuhan di kotak penalti: Maroko 18, Komoro 2
- xG (Expected Goals): Maroko 2.00, Komoro 0.30
Performa Pemain Utama
- Soufiane Rahimi: Meskipun gagal mengeksekusi penalti, ia tetap menjadi motor serangan Maroko.
- Brahim Diaz: Mencetak gol pertama bagi Maroko melalui kerja sama tim.
- Ayoub El Kaabi: Memasuki lapangan dan mencetak gol spektakuler dengan bicycle kick.
Strategi Pelatih
Pelatih Walid Regragui menunjukkan kepercayaan pada rencana strateginya. Ia memutuskan menarik Rahimi dan memasukkan El Kaabi di menit ke-65, yang ternyata memberikan dampak besar. Keputusan ini menunjukkan kemampuan regu pelatih dalam mengatur alur permainan.
Komentar Pelatih
Walid Regragui menyampaikan rasa puasnya atas kemenangan timnya. "Kami tahu Komoro akan sulit dihadapi, tetapi kami mampu mengendalikan pertandingan," ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran seluruh pemain, termasuk Rahimi yang meski gagal mengeksekusi penalti tetap berkontribusi besar dalam dominasi Maroko.
Kesimpulan
Kemenangan Maroko atas Komoro menunjukkan kelas mereka di Piala Afrika. Meskipun ada momen pahit seperti kegagalan penalti Rahimi, performa keseluruhan tim sangat mengesankan. Dengan dominasi penguasaan bola, akurasi operan, dan kemampuan menciptakan peluang, Maroko layak menjadi salah satu favorit dalam ajang ini.
Komentar
Kirim Komentar