
aiotrade, BATAM - Batam mencatatkan tren positif terkait realisasi investasi hingga kuartal III/2025. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad mengatakan realisasi investasi di Batam telah mencapai Rp54,7 triliun atau 91% dari target tahunan sebesar Rp60 triliun. Capaian tersebut mencatatkan pertumbuhan 25,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Batam yang semakin kuat.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
"Ekosistem investasi Batam berjalan dengan baik dan menunjukkan progres nyata. Data makro ekonomi yang ada memperlihatkan arah yang positif, menjadi dasar optimisme kita untuk terus mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada pelaku usaha," ujar Amsakar saat perayaan Hari Bhakti BP Batam di Gedung BP Batam, Minggu (26/10/2025).
Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Batam pada kuartal II/2025 mencapai 6,66%, mendekati capaian tahun sebelumnya yang sebesar 6,69%. Selain itu, Batam juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) dengan menyumbang 66,72% terhadap PDRB provinsi.
Menurut Amsakar, capaian tersebut menjadi bukti bahwa arah kebijakan BP Batam sudah berada di jalur yang tepat. Namun demikian, dia menekankan perlunya konsistensi dalam pembenahan tata kelola, peningkatan pelayanan, serta percepatan belanja pemerintah agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika global.
"Kita perlu terus memastikan pelayanan berjalan optimal, mempercepat realisasi anggaran pembangunan, dan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan Batam ke depan," tambahnya.
Perluasan Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Kesehatan
Selain menyoroti capaian ekonomi, BP Batam turut memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Dalam rangkaian kegiatan Hari Bakti ke-54, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RSBP Batam dan Universitas Internasional Batam untuk pengembangan Rumah Sakit Pendidikan Village, serta kerja sama antara BP Batam dan Baznas untuk mendukung program pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.
Pengakuan atas Komitmen dalam Melestarikan Budaya
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Batam juga menyerahkan Sertifikat Cagar Budaya Galang Heritage Village kepada BP Batam sebagai bentuk pengakuan atas komitmen lembaga tersebut dalam menjaga warisan sejarah dan nilai budaya di wilayahnya.
Tantangan dan Langkah Strategis
Meski pencapaian ekonomi dan investasi menunjukkan perkembangan yang positif, BP Batam tetap menghadapi tantangan-tantangan dalam menjaga konsistensi dan keberlanjutan pembangunan. Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah pengelolaan sumber daya yang efisien, serta penguatan infrastruktur yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Beberapa langkah strategis yang telah diambil oleh BP Batam meliputi:
- Peningkatan kualitas layanan administratif bagi pelaku usaha, termasuk mempercepat proses izin usaha dan perizinan lingkungan.
- Pengembangan kawasan industri dan pariwisata yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat setempat.
- Penguatan kerja sama dengan instansi pemerintah daerah dan swasta untuk memastikan koordinasi yang baik dalam implementasi kebijakan.
Dengan terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan transparansi, BP Batam berkomitmen untuk menjadikan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Komentar
Kirim Komentar