Risma Minta Pemerintah Bantu Korban Bencana Tanpa Pilih Kasih

Risma Minta Pemerintah Bantu Korban Bencana Tanpa Pilih Kasih

Isu politik kembali mencuat. Mengenai Risma Minta Pemerintah Bantu Korban Bencana Tanpa Pilih Kasih, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

JAKARTA, aiotrade

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peran Penting Bantuan dalam Membantu Korban Bencana

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, menyoroti pentingnya penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak boleh memilih-milih jenis bantuan yang diberikan kepada para korban. Menurutnya, kecepatan dalam penyaluran bantuan menjadi hal utama.

"Secepatnya bantuan itu harus didorong. Secepatnya, siapa pun yang memberi bantuan itu, kita tidak usah mem.. ini siapa dulu? Ini siapa dulu? Ini siapa? Tapi harus secepatnya didorong minimal untuk membangunkan semangat mereka," ujar Risma saat berbicara di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Bantuan dari Berbagai Sumber

Dalam wawancaranya, Risma juga menyampaikan bahwa bantuan bisa datang dari mana saja, termasuk bantuan asing. Ia menjelaskan bahwa ia tidak tahu secara pasti kebijakan pemerintah terkait bantuan tersebut. Namun, ia yakin bahwa bantuan apa pun yang diberikan sangat dibutuhkan oleh para korban.

"Semua saja, menurut saya. Saya nggak ngomong ini setuju apa nggak. Tapi bahwa saya nggak tahu policy-nya (kebijakannya, red) pemerintah seperti apa. Tapi bahwa bantuan dan kedatangan kita itu sangat dibutuhkan oleh mereka."

Kehilangan Rumah dan Keluarga

Risma juga menyoroti bahwa korban bencana Sumatera tidak hanya kehilangan rumah tetapi juga keluarga. Dengan kedatangan orang lain yang membawa bantuan, menurut Risma, tentu menghibur mereka. Ia menegaskan bahwa bantuan dapat membantu memperbaiki kehidupan para korban.

“Apalagi kita bisa membantu kehidupan mereka. Ini contohnya, misalkan kita coba lihat ya yang pertama kita bantu makanan. Kemarin itu makanan siap saji. Jadi kita bawa langsung makanan siap saji gitu. Yang langsung bisa kita makan,” jelasnya.

Kondisi Anak-Anak yang Memprihatinkan

Selain itu, Risma juga mengungkapkan kondisi anak-anak yang sedang menghadapi krisis akibat bencana. Ia menyebut bahwa banyak anak-anak yang makan mi instan tanpa dimasak.

“Itu anak-anak makan Indomie aja, maksudnya nggak dimasak, makan minyak aja. Jadi artinya apa? Sebetulnya apa pun policy-nya, apa pun kita sebagai masyarakat bersama-sama, persatuan negara Republik Indonesia ini. Sebaiknya kita saling membantu gitu,” ujar Risma.

Permintaan Korban Bencana

Dalam perbincangan tersebut, Risma juga menyampaikan bahwa permintaan para korban bencana beragam. Contohnya, di Aceh Tamiang, korban meminta kelambu karena jumlah nyamuk yang tinggi.

“Nah, yang kedua sekarang kita lihat permintaannya apa. Ternyata di Aceh Tamiang itu minta kelambu gitu kan. Saya terus terang nggak ngira gitu di Aceh minta kelambu gitu. Ternyata di sana banyak nyamuk gitu. Jadi kita memang pantau terus.”

Kesimpulan

Melalui pernyataannya, Risma menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan bantuan kepada para korban bencana. Ia berharap semua pihak bisa bekerja sama untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan cepat sampai kepada para korban.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar