Rupiah Naik ke Rp16.570 per Dolar AS Hari Ini

Rupiah Naik ke Rp16.570 per Dolar AS Hari Ini

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Rupiah Naik ke Rp16.570 per Dolar AS Hari Ini menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Rupiah Menguat di Awal Perdagangan Hari Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025). Penguatan ini terjadi saat sejumlah mata uang lain di kawasan Asia menunjukkan kinerja yang beragam. Berdasarkan data dari Bloomberg pukul 09.17 WIB, rupiah dibuka menguat sebesar 0,03% ke level Rp16.570 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar juga menguat sebesar 0,08% menjadi 98,66.

Beberapa mata uang lain di Asia juga mengalami penguatan pada awal perdagangan hari ini. Contohnya adalah peso Filipina yang menguat 0,02%, rupee India yang naik 0,05%, yuan China yang meningkat 0,03%, serta baht Thailand yang menguat 0,10%. Dolar Hongkong dan dolar Singapura masing-masing menguat sebesar 0,01% dan 0,03%.

Di sisi lain, beberapa mata uang di Asia mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan. Yen Jepang terkoreksi sebesar 0,22%, dolar Taiwan turun 0,01%, dan won Korea Selatan melemah 0,10%.

Penyebab Penguatan Dolar AS

Menurut laporan Reuters, penguatan dolar AS pada perdagangan Senin (20/10/2025) disebabkan oleh pergeseran fokus investor menuju perkembangan politik di Jepang dan Eropa. Selain itu, kekhawatiran mengenai risiko kredit AS masih memengaruhi kinerja dolar AS.

Sementara itu, yen Jepang mengalami pelemahan tipis karena kemungkinan Sanae Takaichi akan menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang setelah pemungutan suara parlemen yang menentukan. Kehadiran Takaichi, yang didukung oleh koalisi baru dengan Partai Inovasi Jepang, telah memicu kekhawatiran investor terkait potensi ekspansi fiskal yang dapat memengaruhi yen.

Ekonom mata uang senior MUFG, Lee Hardman, menyatakan bahwa pelaku pasar akan memantau rencana fiskal pemerintahan koalisi baru secara cermat.

Perkembangan di Jepang dan Eropa

Anggota dewan Bank of Japan (BOJ), Hajime Takata, yang sebelumnya memberikan suara menentang mempertahankan suku bunga tetap stabil pada bulan September, kembali menegaskan alasan untuk melanjutkan kenaikan suku bunga. Hal ini memberikan sedikit dukungan bagi indeks nilai tukar yen Jepang.

Euro sedikit menguat terhadap dolar AS karena ketegangan politik Prancis mereda. Namun, kehati-hatian investor tetap ada. Pasar belum sepenuhnya yakin dengan risiko politik di Prancis, meskipun keputusan pemerintah untuk membekukan reformasi pensiun hanya memberikan jeda sementara.

Pergerakan Indeks Saham AS

Indeks saham AS berakhir lebih tinggi pada Jumat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa proposal tarif 100% terhadap Tiongkok tidak akan berkelanjutan. Selain itu, hasil kuartalan yang memuaskan dari bank-bank regional membantu meredakan kekhawatiran risiko kredit.

Setelah minggu yang bergejolak dengan beberapa bank regional AS mengumumkan masalah pinjaman bermasalah dan penipuan, investor kini menunggu lebih banyak laporan pendapatan untuk mencari tanda-tanda tekanan sektor yang lebih luas.

Indeks dolar AS, yang mengukur nilai relatif terhadap sejumlah mata uang asing utama lainnya, naik 0,053% menjadi 98,587. Indeks ini mencapai 98,025 pada Jumat, yaitu level terendah sejak 6 Oktober.

"Bahaya langsung tampaknya telah berlalu karena investor yakin bahwa kebangkrutan, pinjaman bermasalah, dan tuduhan penipuan semuanya adalah insiden yang terisolasi, dan bukan bagian dari kegagalan yang meluas di sektor perbankan," kata David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation, dikutip dari Reuters.

U.S. DOLLAR / INDONESIAN RUPIAH - TradingView

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Rupiah Naik ke Rp16.570 per Dolar AS Hari Ini ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar